Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Duduk Bersila Kelamaan Bikin Kaki Kesemutan, Ini Penjelasan Serunya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Duduk Bersila Kelamaan Bikin Kaki Kesemutan, Ini Penjelasan Serunya

Fenomena ini hampir dialami semua orang. Bukan cuma di kaki, sensasi serupa juga bisa muncul di tangan, jari, atau lengan ketika bagian tubuh tersebut berada dalam posisi yang sama terlalu lama.

Nugroho P.
Last updated: Juni 29, 2026 12:09 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi kaki kesemutan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pernah duduk dengan kaki terlipat di bawah tubuh cukup lama, lalu tiba-tiba kaki terasa mati rasa saat berdiri? Rasanya seperti ditusuk jarum kecil, berat digerakkan, bahkan kadang nyeri beberapa detik. Yup, itulah yang biasa kita sebut kesemutan.

Fenomena ini hampir dialami semua orang. Bukan cuma di kaki, sensasi serupa juga bisa muncul di tangan, jari, atau lengan ketika bagian tubuh tersebut berada dalam posisi yang sama terlalu lama.

Meski sering dianggap sepele, ternyata ada proses menarik yang terjadi di dalam tubuh saat kesemutan datang. Semua itu berkaitan erat dengan cara kerja saraf dan aliran sinyal menuju otak.

Dalam dunia medis, kesemutan dikenal dengan istilah parestesia. Kondisi ini muncul ketika saraf mengalami tekanan sehingga kemampuannya mengirim pesan menjadi terganggu untuk sementara waktu.

Saat seseorang duduk dengan posisi kaki terlipat selama belasan hingga puluhan menit, berat tubuh akan menekan saraf dan pembuluh darah di area tersebut. Tekanan inilah yang memicu sensasi aneh yang kemudian kita rasakan.

Saraf sejatinya bertugas mengirim informasi dari tubuh menuju otak dan sebaliknya. Berkat sistem ini, kita bisa merasakan sentuhan, suhu, nyeri, hingga menggerakkan anggota tubuh dengan normal.

Namun ketika saraf tertekan cukup lama, jalur komunikasi itu seperti mengalami gangguan sesaat. Pesan dari kaki menuju otak tidak lagi berjalan lancar, sehingga bagian tubuh tersebut terasa kebas atau mati rasa.

Itulah alasan mengapa kaki yang kesemutan sering terasa berat ketika hendak digerakkan. Otak membutuhkan waktu beberapa saat untuk mengembalikan komunikasi dengan saraf yang sebelumnya terjepit.

Selain mati rasa, sebagian orang juga merasakan sensasi seperti ditusuk jarum kecil. Ada pula yang merasa kaki menjadi panas atau sedikit nyeri ketika posisi tubuh mulai diubah.

Kondisi tersebut sebenarnya termasuk normal selama hanya berlangsung sementara. Begitu tekanan pada saraf hilang, fungsi saraf akan kembali bekerja seperti biasa.

Biasanya, kesemutan mulai menghilang setelah seseorang berdiri, berjalan perlahan, atau meregangkan kaki yang sebelumnya terlipat. Aliran darah dan sinyal saraf kembali lancar sehingga sensasi aneh itu perlahan menghilang.

Menariknya, parestesia tidak selalu terjadi karena posisi duduk yang salah. Dalam beberapa kasus, kesemutan juga bisa muncul tanpa peringatan atau penyebab yang terlihat jelas.

Meski demikian, penyebab paling umum tetap berasal dari tekanan fisik pada saraf akibat posisi tubuh tertentu yang dipertahankan terlalu lama.

Karena itu, para ahli menyarankan agar tubuh tidak terus-menerus berada dalam satu posisi selama berjam-jam. Bergerak sesekali bisa membantu menjaga kesehatan saraf dan sirkulasi darah.

Kebiasaan sederhana seperti berdiri setiap beberapa jam atau melakukan peregangan ringan ternyata punya manfaat besar untuk mencegah kesemutan datang terlalu sering.

Aktivitas fisik juga berperan penting dalam menjaga aliran darah tetap lancar. Dengan sirkulasi yang baik, nutrisi dan oksigen dapat sampai ke jaringan saraf secara optimal.

Tak hanya soal gerak tubuh, pola makan juga ikut memengaruhi kesehatan saraf. Salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan kesemutan adalah kekurangan vitamin B.

Vitamin B1, B3, B6, dan B12 memiliki peran penting dalam menjaga fungsi sistem saraf. Jika asupannya kurang, seseorang bisa lebih mudah mengalami sensasi kebas atau kesemutan.

Sumber vitamin B sendiri cukup mudah ditemukan dalam makanan sehari-hari. Daging sapi, ikan salmon, sayuran hijau, telur, hingga kacang-kacangan menjadi pilihan yang kaya nutrisi tersebut.

Olahraga rutin juga menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan saraf. Selain meningkatkan aliran darah, aktivitas fisik membantu menjaga kekuatan otot dan mengurangi risiko kram.

Dengan tubuh yang aktif bergerak, kemungkinan saraf mengalami gangguan akibat sirkulasi yang kurang baik juga bisa ditekan. Itulah sebabnya olahraga selalu masuk dalam daftar kebiasaan hidup sehat.

Jadi, kalau nanti kaki tiba-tiba kesemutan setelah duduk terlalu lama, tak perlu panik. Tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahwa saraf membutuhkan ruang dan aliran darah yang lebih lancar agar bisa kembali bekerja dengan normal. (*)

You Might Also Like

Saat Telinga Berdenging, Amalkan Doa Ini Sesuai Tuntunan Islam Lengkap

Gak Cuma Nurut, Begini Cara Bikin Anak Perempuan Tangguh

Rahasia Kulit Glowing ala Davina Karamoy, Simpel, Cepat, Tapi Tetap Kece!

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

Ngincer Kursi ASN? Intip Dulu Rundown Syarat CPNS 2026

TAGGED:kaki kesemutankesemutan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aneh, Belajar Kok Sambil Dengerin Musik, Bedah Yuk..
Next Article Rasa Asin di Ujung Tangis, Ternyata Ada Cerita dari Tubuh Kita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EKSEPSI DITOLAK--Hakim menolak eksepsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif di sidang putusan sela kasus korupsi, Senin (29/6/2026). (bae)

Hakim Patahkan Perlawanan Sudewo Pati, Sidang Korupsi Rp6,3 M Tetap Jalan

MULAI MENGERING - Warga mencari ikan di aliran Sungai Jabungan, Kota Semarang, yang mulai mengering, Minggu (28/6/2026). (dul)

Jaringan PDAM Semarang Mulai Masuk, Dua RW di Jabungan Masih Rawan Kekeringan

Di Ujung Lereng Merapi, Anak-Anak Ini Cuma Punya Satu Pilihan Sekolah

Langit Jateng Lagi Santai, Awan Tipis Temani Aktivitas Warga Hari Ini

Gara-Gara Speed Trap, Kisruh Anggota DPRD di Medan Berujung Laporan Polisi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Jangan Keburu Percaya Mitos Rambut Sehat Ternyata Begini Faktanya Sekarang

Juni 19, 2026
Tips

Menu Kampung Bikin Buka Puasa Auto Nostalgia

Februari 18, 2026
Tips

Habis Lebaran Gas Olahraga? Santai Dulu Biar Nggak Drop

Maret 23, 2026
Tips

Tips Mudik Pakai Mobil Listrik, Gaspol Tanpa Drama

Maret 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Duduk Bersila Kelamaan Bikin Kaki Kesemutan, Ini Penjelasan Serunya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?