Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 400 Kader Muslimat NU Naik Level: Dari Pengajian ke Pendampingan Hukum
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

400 Kader Muslimat NU Naik Level: Dari Pengajian ke Pendampingan Hukum

Nggak cuma jago urusan rumah tangga, ratusan kader Muslimat NU di Jawa Tengah sekarang naik kelas. Mereka resmi jadi “garda depan” pendamping hukum warga. Bukan pengacara, tapi jangan diremehkan, ilmunya udah disiapin buat bantu masyarakat yang lagi kepepet urusan hukum.

T. Budianto
Last updated: April 11, 2026 11:35 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PARAREGAL MUSLIMAT NU: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi didampingi Ketua PP Muslimat NU, Arifah Choiri Fauzi dan Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Inaugurasi Pararegal PW Muslimat NU Jateng di Balairung UTC Hotel Semarang, Sabtu (11/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Sebanyak 400 kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah resmi dikukuhkan jadi paralegal. Peran mereka nggak main-main, bahkan disebut bisa jadi mitra strategis Pemprov Jateng dalam mendampingi masyarakat.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bilang, para kader ini bakal jadi “perpanjangan tangan” pemerintah di level bawah, khususnya dalam urusan hukum. “Mereka sudah dilatih. Bisa bantu masyarakat terkait persoalan hukum maupun aspek lainnya,” ujarnya saat acara pengukuhan di Balairung UTC Hotel Semarang, Sabtu (11/4/2026).

Baca juga: Nawal Yasin Dorong Muslimat NU Terus Bersinergi Bangun Jateng

Dengan bekal itu, Muslimat NU makin menegaskan posisinya sebagai organisasi yang aktif di isu pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, sampai advokasi hukum masyarakat. Total ada 400 paralegal yang tersebar di 32 kabupaten/kota.

Mereka bukan sekadar relawan biasa, sudah dibekali kemampuan konsultasi hukum, mediasi, hingga pendampingan non-litigasi. Artinya, kalau ada warga, terutama perempuan, anak, atau kelompok rentan yang bingung soal hukum, mereka bisa jadi “pintu pertama” buat cari bantuan.

Penguatan Masyarakat

Pemprov Jateng pun nggak mau setengah-setengah. Para paralegal ini nantinya bisa bersinergi dengan PKK hingga program Kecamatan Berdaya, yang memang fokus pada penguatan masyarakat dari level desa. “Peran mereka juga kita dorong masuk ke Kecamatan Berdaya, termasuk isu perempuan, anak, sampai disabilitas,” tambah Luthfi.

Ketua PP Muslimat NU, Arifah Choiri Fauzi menegaskan, kalau selama ini Muslimat NU memang konsisten bergerak di ranah keluarga mulai dari ekonomi, pendidikan anak, sampai ketahanan keluarga. Menurutnya, perempuan punya peran strategis buat masa depan Indonesia, bukan cuma di rumah, tapi juga di ruang sosial yang lebih luas.

Baca juga: Kemenag Jateng Gandeng ISNU, Gas Bareng Program CTC buat Pemberdayaan Umat

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, bahwa para paralegal ini nantinya bisa langsung praktik di lapangan dan berkolaborasi dengan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang sudah ada.

Nggak cuma soal lokal, dalam kesempatan yang sama Muslimat NU juga menyuarakan isu global. Mereka menyampaikan sembilan poin imbauan kepada Sekjen PBB agar perang dihentikan dan perdamaian dunia segera diwujudkan.

Di saat banyak orang masih mikir urusan hukum itu ribet dan mahal, 400 emak-emak ini justru turun tangan bikin semuanya terasa lebih dekat. Mungkin benar, kadang yang dibutuhkan bukan cuma pasal dan pengacara, tapi juga kepedulian yang mau turun langsung ke bawah. (tebe)

You Might Also Like

Bara di TPA Putri Cempo Belum Mau “Move On”

UMK Semarang Nggak Bisa Seenaknya, Semua Harus Ikut Aturan Pusat

Semarang Jawara Nasional Transformasi Digital Pemerintahan Versi GM-DTGI 2025

Sandera Pajak di Semarang Akhirnya Bebas, Tunggakan Rp25 Miliar Dilunasi

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Glamping Maut Temanggung: Butuh 5 Hari

TAGGED:ahmad luthfiheadlinemuslimat nupemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Proyek Ke Kampus, Jalan Nekat Berbuah Prestasi
Next Article Korban Jambret Halmahera Dijenguk Wali Kota

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BELAJAR MODERASI: Mahasiswa UIN Walisongo berada di aula Wihara Mahabodhi untuk belajar moderasi beragama, Senin (12/10/2026). (dul)

Belajar Moderasi Beragama, Mahasiswa UIN Walisongo Kunjungi Wihara Mahabodhi

PILATES DI BANDARA: Puluhan orang sedang berolahraga pilates di area boarding bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. (ist)

Tempat Pilates dengan Pemandangan Pesawat Terbang? Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

SMA Theresiana 1 dan SMP Al Azhar 14 Angkat Trofi Hydroplus 2026

Hard Enduro Kendal Bikin Homestay Penuh

Jateng Kirim 34 Atlet Paralimpik ke Nagoya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

CUCI KAKI IBU - Terpidana anak membasuh kaki ibu pada peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Info

Hari Anak Nasional, 34 Anak Binaan di Jateng Dapat ‘Diskon’ Masa Pidana

Juli 24, 2026
PELANTIKAN PEJABAT NEGARA - Ilustrasi pelantikan sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat negara lainnya oleh Presiden Prabowo Subianto.
Info

Prabowo Bersih-bersih Orang Jokowi? Listyo Sigit Dicopot, Pratikno Ditendang

Oktober 1, 2026
OGAH PINDAH KLUB - Pelatih klub Como 1907, yang berlaga di Serie A Liga Italia, Cesc Fabergas.
Sepak Bola

Fabregas Bebas Bangun ‘Kerajaan’ di Como, Pantesan Ogah Pindah dari Klub Keluarga Djarum

Mei 5, 2026
Kawasan Jalan Yos Sudarso, Kota Solo. (ist)
Info

Kawasan Yos Sudarso Dibikin Wisata Jalanan ala Thailand, Wali Kota Solo: Pasti Libatkan Publik

Januari 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 400 Kader Muslimat NU Naik Level: Dari Pengajian ke Pendampingan Hukum
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?