Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Demak Kebanjiran (Lagi), Pemprov: “Gak Bisa Tambal Sulam Terus”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Demak Kebanjiran (Lagi), Pemprov: “Gak Bisa Tambal Sulam Terus”

Banjir di Demak kayak deja vu. Datang, surut, terus balik lagi. Tapi kali ini, Pemprov Jateng bilang cukup. Gak mau lagi sekadar reaksi cepat, tapi mulai mikir solusi yang beneran tahan lama.

T. Budianto
Last updated: April 7, 2026 6:10 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LOKASI TERPARAH: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen meninjau kawasan terdampak banjir paling parah di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak, Selasa, (7/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, DEMAK- Pemprov Jateng mulai tancap gas menangani banjir di Demak. Nggak cuma di fase darurat tapi juga sampai ke urusan jangka panjang. Targetnya jelas: bukan cuma beresin dampak, tapi biar banjirnya gak jadi langganan tiap tahun.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, kalau masalah ini gak bisa diselesaikan sendirian. Butuh kerja bareng dari semua level, kabupaten, provinsi, sampai pusat. Menurutnya, data awal sudah ada, tinggal diperdalam untuk menentukan kebutuhan dan langkah konkret di lapangan.

Salah satu fokus utama sekarang adalah perbaikan rumah warga yang rusak, sambil tetap membenahi sumber masalah seperti tanggul dan aliran sungai. Pemprov pun gak jalan sendiri. Sumber bantuan datang dari berbagai pihak, mulai pemerintah, lembaga seperti Baznas dan Palang Merah Indonesia, sampai relawan dari organisasi masyarakat.

Baca juga: Tanggul Jebol, Banjir Demak Meluas ke Enam Desa

Tenaga lapangan juga bakal diperkuat. Relawan dari Ansor dan Banser disebut siap turun tangan bantu perbaikan rumah warga. Bantuan pun mulai digelontorkan. Ada perbaikan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), ratusan paket sembako, hingga bantuan uang tunai dari PMI.

Di lapangan, kondisi memang mulai membaik. Warga sudah mulai dapat listrik, air bersih, dan bantuan makanan. Tapi kerusakan yang ditinggalkan banjir masih terasa berat.

Tersapu Banjir

Ma’arif (39), salah satu warga terdampak, bilang rumahnya rusak sekitar 40 persen. Lebih parah lagi, rumah orang tuanya hilang tersapu banjir. “Kalau rumah kayu seperti kami, bisa sampai Rp80 juta. Itu belum isi rumahnya,” ujarnya.

Warga juga masih butuh bantuan untuk membersihkan puing dan sisa bangunan yang tertimbun lumpur. Banjir ini sendiri terjadi setelah tanggul Sungai Tuntang jebol di beberapa titik pada 3 April lalu, membuat air merendam sembilan desa di empat kecamatan.

Baca juga: Luthfi: Banjir Demak Nggak Cuma Soal Tanggul Jebol

Total ada lebih dari 5.000 warga terdampak, dengan ribuan sempat mengungsi. Meski air sudah mulai surut, beberapa titik masih rawan karena tanggul belum sepenuhnya diperbaiki. Pemprov memastikan, ke depan fokus gak cuma di pemulihan, tapi juga pembenahan sistem pengendalian banjir secara menyeluruh.

Karena kalau setiap tahun ceritanya sama, banjir datang, bantuan turun, lalu lupa lagi, yang tenggelam bukan cuma rumah warga, tapi juga harapan kalau keadaan bisa benar-benar berubah. (tebe)

You Might Also Like

Sering Tidur Saat Puasa? Jangan-jangan Lagi Terjebak Hadis Palsu

Reshuffle atau Rechef? Saat Dapur Kabinet Prabowo Mulai Kebakaran Gas Politik

Derita PKL Simpang Lima: 35 Tahun Jualan, Namanya Hilang dari Daftar Relokasi

Trans Banyumas Mulai Hari Ini Setop Dulu, Ada Evaluasi Layanan

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

TAGGED:banjir Demakheadlinepemkab demakpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang
Next Article Sawah Kebanjiran, Luthfi Jamin Stok Pangan Masih Aman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Redam Debu Sisa Kebakaran, Jalan Sekitar Jatibarang Disiram

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api.
Info

SPBE Bekasi Meledak saat Beroperasi, 12 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

April 2, 2026
Fokus

WFH Perlu Indikator Jelas, Pengawasan ASN Jadi Kunci

April 8, 2026
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Info

Polisi Ungkap Identitas Korban Tertimpa Pohon Tumbang di Pandanaran

September 4, 2026
Olahraga

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

September 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Demak Kebanjiran (Lagi), Pemprov: “Gak Bisa Tambal Sulam Terus”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?