Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Oksigen Bumi Ada Expired-nya, Ilmuwan Ungkap Hitung Mundurnya Sekarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Oksigen Bumi Ada Expired-nya, Ilmuwan Ungkap Hitung Mundurnya Sekarang

Salah satu riset datang dari Universitas Toho di Jepang yang ngulik soal umur biosfer Bumi. Studi ini bahkan sudah dipublikasikan di jurnal ilmiah bergengsi Nature Geoscience. Jadi bukan sekadar teori liar, tapi sudah melewati proses ilmiah yang ketat.

Nugroho P.
Last updated: Maret 25, 2026 8:24 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi penelitian oksigen. (foto ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kita hidup di masa di mana napas terasa otomatis, bangun tidur langsung hirup udara tanpa mikir panjang. Tapi di balik hal sesederhana itu, ilmuwan justru lagi ngebahas sesuatu yang cukup mind-blowing. Mereka mencoba menjawab satu pertanyaan besar: sampai kapan oksigen di Bumi bakal cukup buat menopang hidup?

Pertanyaan ini mungkin kedengarannya kayak plot film sci-fi, tapi risetnya beneran serius. Para peneliti nggak cuma berandai-andai, mereka pakai data ilmiah dan simulasi canggih buat cari jawabannya. Hasilnya pun mulai kasih gambaran tentang masa depan planet kita.

Salah satu riset datang dari Universitas Toho di Jepang yang ngulik soal umur biosfer Bumi. Studi ini bahkan sudah dipublikasikan di jurnal ilmiah bergengsi Nature Geoscience. Jadi bukan sekadar teori liar, tapi sudah melewati proses ilmiah yang ketat.

Dalam penelitian itu, ilmuwan juga memanfaatkan model dari NASA buat simulasi kondisi atmosfer. Mereka menjalankan ratusan ribu skenario untuk melihat kemungkinan perubahan di masa depan. Dari situ mulai kelihatan pola bagaimana oksigen bisa berkurang drastis.

Hasilnya cukup bikin merinding, karena kehidupan di Bumi diprediksi punya batas waktu. Para peneliti memperkirakan kehidupan seperti sekarang hanya bisa bertahan sekitar satu miliar tahun lagi. Setelah itu, kondisi planet bakal berubah drastis.

Penyebab utamanya datang dari Matahari yang makin panas seiring waktu. Kenaikan suhu ini bikin keseimbangan kimia di Bumi terganggu. Dampaknya, oksigen yang jadi penopang hidup perlahan bakal menurun.

Ketika oksigen mulai menipis, kehidupan kompleks seperti manusia dan hewan bakal kesulitan bertahan. Tanaman juga bakal terdampak karena siklus karbon ikut melemah. Padahal, tanaman adalah produsen utama oksigen di Bumi.

Dalam jangka panjang, atmosfer Bumi diprediksi bakal balik ke kondisi purba. Kandungan metana bisa meningkat, sementara oksigen jadi sangat minim. Situasi ini mirip dengan Bumi sebelum terjadi perubahan besar dalam sejarah atmosfernya.

Menariknya, penelitian ini juga menunjukkan bahwa perkiraan sebelumnya terlalu optimistis. Dulu, ilmuwan mengira kehidupan bisa bertahan sampai dua miliar tahun lagi. Tapi data terbaru justru mempercepat timeline tersebut jadi sekitar satu miliar tahun.

Meski masih sangat lama, temuan ini tetap penting buat memahami masa depan planet. Ilmuwan juga mulai mikirin bagaimana tanda kehidupan bisa tetap terdeteksi meski oksigen rendah. Jadi, riset ini bukan cuma soal akhir, tapi juga tentang cara memahami kehidupan di semesta. (*)

You Might Also Like

Gadget Gift Guide: Perfect Picks for Every Tech Lover

Jateng Surplus Hewan Kurban, Gus Yasin: Ketersediannya Capai 1,5 Juta Ekor

Lagi Hype! Toner Air Beras Jadi Andalan Skincare, Efektif atau Cuma Tren?

Owabong Diserbu Libur Lebaran, Pengunjung Membludak Hampir Tiga Puluh Ribu

Kejaksaan Bidik Tersangka Baru Korupsi Pengelolaan Plasa Klaten

TAGGED:ilmuwanoksigenoksigen menipis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WFH Rabu Ala Jatim Mulai Jalan, Jateng Kapan Ikutan
Next Article PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nrimo Ing Pandum, Jalan Jawa Menuju Hati Tenang

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Bukan Sekadar Segar, Buah Ini Diam-Diam Lawan Risiko Kanker

Maret 31, 2026
Ilustrasi gelombang tsunami. (grafis/tera)
Unik

BMKG Akhirnya Cabut Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempa Rusia, Pengungsi Kembali ke Rumah

Juli 31, 2025
Salah satu penampakan Pulau Panjang, Sumatera. Satu dari empat pulau di sebelah barat Pulau Sumatera di perairan Samudra Hindia, yang jadi perebutan wilayah antara Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.
Unik

Sengketa 4 Pulau antara Aceh dan Sumut, Kepentingan Siapa?

Juni 8, 2025
Viral

Kritik MBG Disuarakan, Teror Datang Bertubi-tubi

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Oksigen Bumi Ada Expired-nya, Ilmuwan Ungkap Hitung Mundurnya Sekarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?