Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kenapa Namanya Kue Keranjang, Ternyata Ceritanya Panjang Banget
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kenapa Namanya Kue Keranjang, Ternyata Ceritanya Panjang Banget

Orang Indonesia nyebutnya kue keranjang. Padahal nama aslinya beda jauh. Di Tiongkok, makanan ini dikenal sebagai Nian Gao. Artinya kurang lebih kue yang naik atau meningkat.

Nugroho P.
Last updated: Februari 17, 2026 1:46 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Sejak dulu dipercaya membawa keberuntungan. Makanya sampai sekarang, tiap Imlek kue keranjang nggak pernah absen.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pas Imlek datang, satu kue ini hampir selalu muncul di meja. Lengket, manis, warnanya coklat, kadang merah atau hijau.

Orang Indonesia nyebutnya kue keranjang. Padahal nama aslinya beda jauh.

Di Tiongkok, makanan ini dikenal sebagai Nian Gao. Artinya kurang lebih kue yang naik atau meningkat.

Maknanya bukan sembarang kata. “Naik” di sini dipercaya sebagai simbol rezeki dan kehidupan makin baik.

Tapi kenapa di sini malah disebut keranjang? Ternyata jawabannya simpel banget.

Adonannya dicetak pakai wadah anyaman bambu kecil. Bentuk akhirnya jadi mirip keranjang.

Bekas garis anyaman juga kelihatan di permukaan. Jadi orang lokal lebih gampang menyebut berdasarkan bentuk.

Karena lidah orang Indonesia susah melafalkan nama Mandarin, akhirnya nama keranjang lebih populer. Lama-lama jadi identitas sendiri.

Kue ini juga punya julukan lain. Ada yang nyebut kue bakul atau dodol China.

Teksturnya kenyal dan lengket banget. Biasanya dimakan langsung atau digoreng pakai tepung.

Tapi ternyata sejarahnya nggak cuma soal makanan. Ada cerita perang di baliknya.

Sekitar 2.500 tahun lalu di kota Suzhou terjadi konflik kerajaan. Kota itu dikelilingi benteng besar.

Seorang pejabat bernama Wu Zixu punya firasat buruk. Dia menyuruh pasukannya ingat pesan aneh.

“Kalau keadaan darurat, gali bagian bawah tembok,” katanya.

Bertahun-tahun kemudian kota benar-benar dikepung musuh. Persediaan makanan habis total.

Warga kelaparan parah. Lalu mereka ingat pesan itu dan menggali tembok.

Ternyata bagian dalamnya berisi bata dari tepung ketan dan gula. Bisa dimakan.

Makanan darurat itu menyelamatkan banyak orang. Dari situlah nenek moyang nian gao dipercaya lahir.

Awalnya jadi makanan persembahan mengenang jasa sang pejabat. Lama-lama berubah jadi makanan tahun baru.

Sejak dulu dipercaya membawa keberuntungan. Makanya sampai sekarang, tiap Imlek kue keranjang nggak pernah absen. (*)

You Might Also Like

Dari PBB 250% ke “Turunkan Bupati”: Drama Politik Pati yang Plot Twisnya Bikin Netizen Geleng-Geleng

Beredar Isu WhatsApp Call Akan Dibatasi! Ini Kata Menkomdigi Meutya Hafid 

Kapan Maulid Nabi 2025? Simak Jadwal Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Riuh Isu PT Toba Pulp Lestari dan Luhut yang Bikin Timeline Mepet Kepo Banget

Nggak Cuma Bom, Israel Juga “Blokir Perut” Warga Gaza

TAGGED:imlekkhas imlekkue kranjangsejarah kue kranjang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bau Aneh Bikin Kaget Sekampung Ujungnya Koper Berisi Mayat
Next Article Tarawih Perdana Jateng Mulai Kapan Sih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mau Puasa Pas Hamil Boleh Tapi Jangan Nekat Ya

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’

Gunung Andong Libur Selama Ramadan

DIY Dikepung Longsor: 59 Titik Terdampak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Dunia Hiburan Berduka, Encuy Preman Pensiun Tutup Usia di Garut

September 8, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani berfoto bersama para diaspora di Amerika Serikat. Foto: dok DPR RI
Unik

Dialog dengan Diaspora RI di AS, Puan: Jangan Lupakan Jati Diri Bangsa

Juni 18, 2025
Unik

Minum Susu Dua Liter Sehari Bikin Tinggi, Benarkah Demikian? Begini Faktanya

Juni 18, 2025
Tips

6 Langkah Skincare Pria,  Simpel, Anti Ribet, dan Tetap Maskulin

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kenapa Namanya Kue Keranjang, Ternyata Ceritanya Panjang Banget
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?