Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi

R. Izra
Last updated: Februari 16, 2026 5:29 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor bidang hukum dari Universitas Islam Sultan Agung, Sabtu (14/2/2026). Disertasinya terkait keadilan ekologis PSN menuai apresiasi.
Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor bidang hukum dari Universitas Islam Sultan Agung, Sabtu (14/2/2026). Disertasinya terkait keadilan ekologis PSN menuai apresiasi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Disertasi Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, sukses menuai apresiasi dari kalangan akademisi.

Dalam sidang terbuka promosi doktor di Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung, Sabtu (14/2/2026), Saleh resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan IPK 4,00 dan predikat Summa Cumlaude.

Ia mempertahankan disertasi bertajuk “Rekonstruksi Regulasi Proyek Strategis Nasional Berbasis Nilai Keadilan Ekologis,” yang menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan melalui penguatan regulasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bacaaja: Membanggakan! Ketua Golkar Jateng M Saleh Raih Gelar Doktor Hukum, IPK Sempurna
Bacaaja: Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Penelitian tersebut mengkaji bagaimana proyek strategis pemerintah dapat berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan hidup sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Apresiasi datang dari Dekan Fakultas Hukum dan Syariah Universitas Al-Azhar, Atta Abdullati Alsonbati. Ia menilai topik keadilan ekologis sangat relevan dengan tantangan global, terutama di tengah meningkatnya isu perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

“Pelestarian dan perlindungan lingkungan merupakan persoalan global yang dampaknya dirasakan lintas generasi,” ujarnya dalam tanggapan daring.

Menurutnya, konsep keadilan ekologis juga sejalan dengan perspektif Maqashid Syariah, yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan, harta, dan keberlanjutan umat manusia.

Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor di bidang hukum dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat Summa Cumlaude. Gelar tersebut dikukuhkan dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Islam Sultan Agung pada Sabtu (14/2/2026).
Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor di bidang hukum dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat Summa Cumlaude. Gelar tersebut dikukuhkan dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Islam Sultan Agung pada Sabtu (14/2/2026).

Hadirkan sudut pandang baru

Pandangan serupa disampaikan Guru Besar Hukum Administrasi Negara Universitas Sebelas Maret, I Gusti Ayu Ketut Rahmi Handayani.

Ia menilai gagasan Saleh menghadirkan sudut pandang baru dengan menempatkan alam bukan sekadar objek pembangunan ekonomi, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki hak untuk dilestarikan.

“Regulasi yang didesain tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga memperhatikan keadilan antargenerasi,” jelasnya.

Prof. Ayu juga menyoroti keberhasilan Saleh dalam mengidentifikasi kelemahan sejumlah aturan terkait PSN. Ia menilai pendekatan teori ecological justice yang digunakan mampu menghasilkan desain regulasi baru sekaligus memperkuat asas hukum yang ada.

Beberapa regulasi yang menjadi perhatian antara lain Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2024, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2024.

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menilai penelitian tersebut kontekstual dengan kondisi lapangan, khususnya terkait pengawasan PSN yang dinilai masih perlu diperkuat agar tidak menimbulkan dampak ekologis.

Ia sepakat bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan.

“Biasanya kita mendengar keadilan ekonomis, tetapi ini keadilan ekologis. Harapannya, masa depan jangan ditinggalkan. Jangan sampai generasi mendatang merasa dirugikan secara ekologis,” pungkasnya.

Capaian akademik ini sekaligus menegaskan bahwa diskursus soal pembangunan kini tidak lagi hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang keseimbangan, bagaimana kemajuan hari ini tetap memberi ruang hidup yang layak bagi esok. (*)

You Might Also Like

Jawa Tengah Masih Kekurangan 2.298 Guru

Mau Sekolah Gratis Berasrama? SMK Boarding Jateng Buka Pendaftaran

Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan

Taj Yasin Pastikan SPMB Jateng 2026 Tanpa “Jastip”

Ospek Maba UPGRIS Angkat Konflik Agraria, Caping Jadi Simbol Sikap

TAGGED:disertasidoktordoktor hukumkeadilan ekologis psnm salehunissula
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Imlek di Sam Poo Kong Bikin Semarang Makin Ramai
Next Article Satu OPD Satu Desa: 30 Rumah Langsung Kinclong

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asean-Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Komitmen Naik, Harapan Guru Madrasah Makin Terasa Dekat

November 30, 2025
Pendidikan

Keren, Bocah SMA Cilacap Ini Temukan Inovasi Ompreng Pendeteksi Keracunan MBG

Oktober 2, 2025
Faradiba Anugerah Kaay (tiga dari kiri) di Kampus SCU Bendan Kota Semarang, Rabu (28/1/2026). Foto: Eka Setiawan
Pendidikan

Prihatin Kesehatan Mental di Papua, Psikolog Putri Lulusan SCU Ingin Mengabdi di Tanah Kelahiran

Januari 29, 2026
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?