Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia

Ekspor itu bukan cuma urusan perusahaan gede. UMKM juga bisa ikut main, asal ada yang nemenin. Nah, sekarang UMKM di Jateng punya “rumah singgah” baru sebelum terbang ke pasar global: namanya Central Java Trade and Export Center (CJTEC).

T. Budianto
Last updated: Januari 31, 2026 12:37 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PELUNCURAN CJTEC: Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasinmemberikan sambutan pada peluncuran Central Java Trade and Export Center (CJTEC) di Grand Candi Hotel Semarang, Jumat (30/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Rumah Bersama Ekspor Jawa Tengah alias Central Java Trade and Export Center (CJTEC) resmi diluncurkan di Grand Candi Hotel Semarang, Jumat (30/1/2026). Kehadiran CJTEC digadang-gadang jadi jembatan strategis agar UMKM lokal nggak cuma jago di kandang sendiri, tapi juga siap bersaing di pasar internasional.

Peluncuran CJTEC dilakukan oleh Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin, Direktur Kadin Indonesia Trading House, Esther Mandagi, Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto, serta Koordinator CJTEC, Syahnaz Nadya.

Nawal Yasin mengatakan, CJTEC dirancang sebagai “rumah bersama” yang menghubungkan UMKM dengan peluang ekspor ke berbagai negara. Selama ini, kata dia, pelaku UMKM masih sering mentok di banyak hal, mulai dari beda budaya, bahasa, sampai selera pasar luar negeri.

Baca juga: UMKM Jateng Unjuk Gigi di Inacraft 2025, Nawal Yasin: Saatnya Naik Kelas!

“Harapannya CJTEC bisa jadi penghubung sekaligus pendamping, supaya UMKM bisa melangkah ke pasar global dengan lebih siap,” ujar Nawal. Bukan cuma soal koneksi, CJTEC juga bakal berperan sebagai rumah kurasi produk. Artinya, UMKM bakal dibantu dari sisi kualitas, standar, sampai kesiapan produk sesuai kebutuhan pasar tujuan.

“Selama ini kita banyak dibantu Bank Indonesia dalam kurasi. Dengan CJTEC, pelaku UMKM juga bisa belajar memahami karakteristik pasar ekspor,” tambahnya. Nawal menyoroti fakta bahwa meski jumlah UMKM di Jawa Tengah sangat besar, yang benar-benar tembus pameran dan ekspor masih tergolong sedikit.

Jadi Akselerator

Di sinilah CJTEC diharapkan jadi filter sekaligus akselerator. Dekranasda Jateng juga berencana melibatkan CJTEC dalam business matching, mempertemukan langsung UMKM dengan calon buyer dan eksportir. “Kita harus menumbuhkan keberanian UMKM yang masih embrio supaya naik kelas. Itu PR kita bersama,” ucap Nawal.

Dari sisi data, kinerja ekspor nonmigas Jawa Tengah juga sedang on fire. Pada November 2025, ekspor tercatat naik 14,59 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif Januari-November 2025, nilai ekspor Jateng menembus 11,43 miliar dolar AS, naik 9,69 persen dibanding 2024. Tujuan ekspor terbesar masih Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.

Nawal mencontohkan sejumlah produk UMKM Jateng yang sudah dilirik pasar global, seperti Naruna Ceramic dari Salatiga dan Roro Kenes dari Semarang. Belum lagi potensi besar tenun troso Jepara dengan 344 unit usaha dan nilai ekonomi mencapai Rp25,8 miliar per bulan.

Baca juga: UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi, pola pembinaan berjenjang juga terus didorong, di mana UMKM yang sudah mapan ikut membina UMKM yang masih merintis. “UMKM besar membina yang kecil. Ini jadi salah satu program prioritas Dekranasda Jawa Tengah,” jelas Nawal.

Sementara itu, Ketua Kadin Jateng Harry Nuryanto menyebut CJTEC lahir dari keresahan dunia usaha, khususnya UMKM, yang menghadapi persaingan ketat, tantangan digitalisasi, dan tuntutan standar pasar global.

CJTEC dirancang sebagai pusat terpadu, mulai dari data dan intelijen ekspor, kurasi produk, jejaring pasar, peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, hingga vokasi bagi pelaku usaha. “Kami berharap semua pihak bisa bergabung di ekosistem CJTEC dan melangkah lebih cepat, lebih jauh, menembus pasar global,” kata Harry.

Kalau dulu UMKM ekspor sering nekat jalan sendiri, sekarang ada rumah buat mampir, belajar, dan siap-siap terbang. Tinggal satu PR terakhir: berani keluar kandang. (tb)

You Might Also Like

Pelaku Bakar Mobil dan Pos Polisi saat Demo Ricuh Semarang Akhirnya Ketangkep

Megawati: Kalau Masih Ada Perundungan, Pancasila Belum Hidup di Hati Kita

Presiden Kembali Nyeletuk #KaburAjaDulu, Begini Kisah Prabowo Kabur ke Yordania

Gubsu Bobby Razia Pelat BL setelah Gagal Rebut 4 Pulau Aceh, DPR: Bisa Bikin Perpecahan Bangsa

PSIS Siap All Out Hadapi Barito

TAGGED:dekranasdaheadlinekadin jatengnawal yasinpemprov jatengumkm jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Enam Hari Pencarian, Dua Korban Longsor Pemalang Ditemukan
Next Article DPRD Minta Plaza Simpang Lima Dihidupkan Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

JAGA SIDANG--Polisi menjaga pengadilan tempat berlangsungnya sidang perkara korupsi Bupati Sudewo, Senin (6/7/2026). (bae)
Hukum

Polisi Kecele? Full Team Jaga Sidang Sudewo, Ternyata Massa yang Datang Cuma Dikit

Juli 6, 2026
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (ist)
Info

CEK FAKTA: Menag Mundur demi Penuhi Syarat Nyalon Ketua Umum PBNU, Hoaks!

Agustus 26, 2026
Fokus

Menag Dorong Indonesia Jadi Rujukan Penjurian MTQ Dunia

September 13, 2026
DISKUSI PUBLIK--Direktur WALHI Jateng, Fahmi Bastian (dua dari kanan) dan beberapa orang lain sesang diskusi di Dieng, Banjarnegara. (ist)
Info

Listrik Jateng Surplus 2.000 MW, Mengapa Proyek Geotermal Terus Dikebut?

September 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?