Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngurus Diabetes Nggak Cuma Soal Gula: Belajar Bareng Undip dan King’s College London
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Ngurus Diabetes Nggak Cuma Soal Gula: Belajar Bareng Undip dan King’s College London

Di Puskesmas, urusan diabetes sekarang nggak melulu soal angka gula darah. Emosi ikut naik-turun? Stres gampang datang? Nah, ini yang lagi dibahas serius tapi santai oleh Undip bareng King’s College London dan Puskesmas Rowosari. Karena ternyata, pikiran yang ribut bisa bikin tubuh ikut capek.

T. Budianto
Last updated: Januari 27, 2026 6:19 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Tim pengabdian Undip bersama akademisi King’s College London dan jajaran Puskesmas Rowosari berfoto bersama usai pelaksanaan program International Community Engagement di Semarang, Selasa (27/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip) lewat pendanaan Equity Undip menggelar program psikoedukasi diabetes yang fokus ke satu hal yang sering luput: emosi pasien. Program ini jadi ajang kolaborasi lintas negara antara akademisi Undip, King’s College London, dan layanan kesehatan primer di Kota Semarang yakni Puskesmas Rowosari.

Program ini dipimpin oleh Ryka Widyaningtyas, S.Kep, MSc, bersama tim lintas disiplin diantaranya Lut Fika Daru Azmi, SKep, MKep, Kholidil Amin, MI.Kom, Prof Dr Meidiana Dwidiyanti, SKp, MSc, serta Sri Padma Sari, SKep, MNS, PhD.

Mereka berlatar belakang disiplin ilmu keperawatan, komunikasi kesehatan, hingga praktik klinis. Intinya satu: diabetes nggak bisa ditangani sendirian, apalagi cuma dari satu sudut pandang.

Baca juga: Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

Kepala Puskesmas Rowosari, Nugraheni Panca Indriawati  menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, pendekatan psikososial kayak gini memang dibutuhkan pasien diabetes di level puskesmas. Harapannya, kolaborasi kampus dan tenaga kesehatan nggak berhenti di acara seremonial, tapi terus berlanjut dan terasa dampaknya di masyarakat.

Mengelola Emosi

Di sesi pelatihan, peserta diajak kenalan lebih dekat dengan cara mengelola emosi dan stres. Bukan teori ribet, tapi strategi yang bisa dipraktikkan sehari-hari. Soalnya, saat emosi lebih stabil, pasien cenderung lebih patuh menjalani perawatan diri, dan itu ikut membantu pengendalian gula darah.

Nuansa internasional makin terasa saat akademisi dari King’s College London, Dr. Mary Leamy dan Dr. Maria Duaso, berbagi pengalaman praktik self-care di Inggris. Mereka menekankan pentingnya peran aktif pasien, termasuk lewat aktivitas fisik ringan yang rutin. Jalan santai, gerak kecil, tapi konsisten, efeknya bukan cuma ke badan, tapi juga ke kepala.

Baca juga: Ribuan Mahasiswa Undip Turun ke Desa

Program ini juga bukan agenda sekali datang lalu bubar. Dalam beberapa bulan ke depan, rangkaian psikoedukasi akan terus digelar. Targetnya jelas: bikin penyandang diabetes makin mandiri, adaptif, dan tetap punya kualitas hidup yang oke meski hidup bareng kondisi kronis.

Jadi sekarang jelas, ngurus diabetes itu bukan cuma soal diet dan obat. Kadang, yang paling butuh dikontrol justru bukan gula darah, tapi isi kepala yang kebanyakan mikir. (tebe)

You Might Also Like

SMAN 1 Purwareja Klampok ‘Menyala’, Borong 1,5 Ton Sampah di World Clean Up Day 2025

Ribuan Mahasiswa Undip Turun ke Desa

SCU Luncurkan SPIL Research Center: Model Ristek dan Pembelajaran Berbasis Industri

Sandera Intel, Mahasiswa Undip Divonis Bersalah tapi Tak Perlu Mendekam di Penjara Lagi

Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Festival Kenthongan Banyumas 2025, Garuda Mas Rawalo Jadi Jawara!

TAGGED:diabetespuskesmas rowosariundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi hadiri momen sakral Tingalan Dalem Jumenengan ke-4 KGPAA Mangkunegara X di Pura Mangkunegaran, Selasa (27/1/2026). Hadiri Jumenengan Mangkunegara X, Respati Gaspol Kolaborasi Budaya di Solo
Next Article Empat Tahun Bertakhta, Mangkunegaran Pegang Teguh Budaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

Februari 10, 2026
Pendidikan

Samuel Wattimena: Stop Jalan Sendiri, Yuk Kolaborasi Biar Budaya Lokal Bisa Mendunia!

Agustus 25, 2025
Pendidikan

UMKM Gedawang Level Up! Mahasiswa Undip Bantu Go Legal & Go Digital

Agustus 14, 2025
Hukum

Dokter Zara, Senior Toxic di PPDS Undip Divonis Sembilan Bulan Penjara

Oktober 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngurus Diabetes Nggak Cuma Soal Gula: Belajar Bareng Undip dan King’s College London
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?