Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Longsor Cisarua: 17 Meninggal, 11 Teridentifikasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Longsor Cisarua: 17 Meninggal, 11 Teridentifikasi

Angka boleh dingin, tapi ceritanya tetap berat. Longsor di Cisarua bukan cuma soal data korban, tapi soal keluarga yang menunggu kepastian. Hingga Minggu (25/1/2026), BNPB mencatat 17 orang meninggal dunia. Sebelas di antaranya sudah berhasil dikenali. Sisanya? Masih dalam proses.

T. Budianto
Last updated: Januari 26, 2026 4:08 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
OPERASI PENCARIAN: Tim SAR bersama relawan melakukan operasi pecarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Minggu (25/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BANDUNG BARAT- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban meninggal akibat longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jabar. Total korban jiwa mencapai 17 orang.

Dari jumlah tersebut, 11 korban telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Sementara enam korban lainnya masih menunggu proses pencocokan identitas. “Tim DVI berhasil mengidentifikasi 11 jenazah dan enam lainnya masih dalam proses,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin (26/1/2026).

Abdul menjelaskan, hingga Minggu kemarin, tim SAR gabungan telah menyerahkan total 25 kantong jenazah kepada tim DVI. Jumlah itu mencakup jenazah yang sudah teridentifikasi maupun yang masih dalam tahap pemeriksaan. Setiap temuan di lapangan langsung diproses lebih lanjut oleh tim DVI. Namun, kecepatan identifikasi sangat bergantung pada kondisi jenazah serta kelengkapan data pendukung.

Pencocokan Data

“Kalau kondisi jenazah utuh dan memiliki identitas pendukung, prosesnya bisa lebih cepat. Tapi untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, tentu butuh waktu lebih lama untuk pencocokan data ante mortem,” kata Abdul.

Hingga kini, proses identifikasi masih terus berjalan. Di saat yang sama, operasi pencarian korban yang dilaporkan hilang juga belum dihentikan. Pada Senin, (26/1/2026)  pagi, tim SAR kembali melanjutkan pencarian dengan fokus pada titik-titik yang telah dipetakan sebelumnya. Pemetaan tersebut dilakukan menggunakan citra udara hasil olahan drone.

Di balik angka 17, ada 17 cerita yang terputus. Sebelas sudah kembali dengan nama, enam masih menunggu dikenali. Di lokasi longsor, waktu bergerak lambat, sementara keluarga korban berharap satu hal sederhana: kepastian. (tebe)

You Might Also Like

Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

Kalau Benar Iko Unnes Korban Laka, Murni Kecelakaan atau karena Dikejar Polisi?

Dipulangin, 327 Pelaku Demo Rusuh Semarang Merengek dalam Pelukan Orangtua

Bus Listrik Masuk Kota! Gratisan Dulu, Hijau Kemudian

TAGGED:bnpblongsor cisaruapemkab bandung baratpemprov jabar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai
Next Article Wagub Jihan Minta Orang Tua Melek Digital

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Sekda sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Semarang, Handi Priyanto. (ist)

Pajak Seret, Pemkot Semarang Sesuaikan Belanja APBD 2026

Lima Kuliner Legendaris Pilihan Pramono Anung

MABA UNNES--BEM Unnes mengunggah postingan duka cita atas meninggalnya maba saat berangkat ospek. (ist)

Unnes Dihujani Kritik: Gelar Ospek Dini Hari sebelum Subuh, Picu Korban Jiwa

Ilustrasi gempa bumi.

Berpotensi Tsunami, NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota DPRD Jateng dari Demokrat, Asrar (kedua dari kanan) saat menemui massa aksi Aliansi Mahasiswa Semarang Raya, Senin (1/9/2025).
Daerah

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

September 2, 2025
Daerah

Angin Datang, Atap Terbang, Pemkot “Gaspol” Bantu Warga Gedawang

April 6, 2026
Info

Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan

Mei 19, 2026
Daerah

Wagub Jihan Minta Orang Tua Melek Digital

Januari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Longsor Cisarua: 17 Meninggal, 11 Teridentifikasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?