Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Order Seret, Pabrik Bulu Mata Purbalingga Mulai Lepas Ratusan Karyawannya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Order Seret, Pabrik Bulu Mata Purbalingga Mulai Lepas Ratusan Karyawannya

Setelah gelombang PHK ini, PT Shung Shim kini hanya menyisakan sekitar 70 pekerja. Dinnaker berharap perusahaan tersebut masih bisa bertahan dan tidak ikut menutup operasionalnya.

Nugroho P.
Last updated: Januari 1, 2026 8:08 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Pabrik bulu mata Purbalingga.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Akhir tahun 2025 jadi momen berat buat ratusan pekerja PT Shung Shim di Kelurahan Kalikabong, Purbalingga. Perusahaan bulu mata palsu itu terpaksa melepas sebagian besar karyawannya setelah order terus menurun dan industri makin lesu.

Dinas Tenaga Kerja Purbalingga mencatat, ada 145 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. Kebijakan ini diambil setelah perusahaan kesulitan menjaga ritme produksi di tengah persaingan yang makin ketat.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinnaker Purbalingga, Yesu Dewayana, mengatakan proses PHK berjalan relatif kondusif. Perusahaan dan pekerja sepakat menyelesaikan persoalan lewat Perjanjian Bersama.

“Sekitar 145 karyawan terpaksa di-PHK. Tapi prosesnya alhamdulillah berjalan lancar karena ada Perjanjian Bersama. Soal pesangon dan hak pekerja sudah disepakati, meski memang tidak bisa dipenuhi seratus persen,” ujar Yesu, Rabu (31/12/2025).

Setelah gelombang PHK ini, PT Shung Shim kini hanya menyisakan sekitar 70 pekerja. Dinnaker berharap perusahaan tersebut masih bisa bertahan dan tidak ikut menutup operasionalnya.

“Sekarang tinggal sekitar 70 orang. Harapannya jangan sampai tutup. Mudah-mudahan ke depan order masih ada dan perusahaan bisa bertahan,” katanya.

PT Shung Shim Internasional sendiri bukan pemain baru di Purbalingga. Perusahaan asal Korea Selatan ini sudah beroperasi sejak era 1990-an dan sempat punya ribuan pekerja. Bahkan dulu, jumlah karyawannya bisa tembus 800 orang.

Saat ini, Purbalingga menjadi satu-satunya lokasi operasional yang tersisa. Cabang perusahaan di Tegal sudah lebih dulu tutup dan asetnya dijual.

Soal penyebab PHK, Yesu menyebut ada banyak faktor yang saling berkaitan. Persaingan industri bulu mata palsu kini makin ketat, sementara biaya produksi di sejumlah negara lain justru lebih murah.

“Sekarang persaingan berat. Ongkos tenaga kerja di luar negeri lebih rendah, apalagi banyak yang sudah pakai mesin. Kita unggul di keterampilan, tapi kalah di efisiensi biaya,” tuturnya.

PHK di PT Shung Shim ini menambah daftar panjang pemutusan kerja di Purbalingga sepanjang 2025. Hingga Desember, tercatat 602 pekerja dari sembilan perusahaan kehilangan pekerjaan.

Meski begitu, angka tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang sempat menembus sekitar 12 ribu orang terdampak PHK. (*)

You Might Also Like

Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok

2026, Gas Melon Nggak Bebas Lagi: Pemerintah Siapin Skema Baru

Ekonomi Kota Semarang Ngebut, Dompet Warga Ikut?

Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM

Luthfi Pastikan Urus Izin Kapal Nelayan Gratis

TAGGED:bulu matapabrik bulu mataPHkphk massal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). MBG Bakal Sasar Lansia dan Disabilitas, Nggak Cuma Anak Sekolah, Wah Nambah Nih..
Next Article ISI BBM - Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU. Harga BBM di Jateng Turun! Dompet Auto Senyum di Tahun Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sirkular

IEU-CEPA Jadi Pintu Masuk Produk Hijau RI ke Pasar Eropa

Juli 14, 2025
Ekonomi

Gadai Jadi Andalan, Pegadaian Panen Triliunan Sepanjang 2025

Desember 26, 2025
ISI BBM - Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.
Ekonomi

BBM di Malaysia Lebih Murah tapi Keuntungan Petronas Lebih Gede dari Pertamina, Kok Bisa?

September 24, 2025
Ekonomi

Bos Baru Bank Jateng Resmi Dilantik, Gubernur: Aset Sudah Tembus Rp100 Triliun, Gas Terus!

Maret 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Order Seret, Pabrik Bulu Mata Purbalingga Mulai Lepas Ratusan Karyawannya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?