BACAAJA, BANYUMAS – Sadewo Tri Lastiono resmi naik panggung utama. Bupati Banyumas itu kini dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyumas untuk periode 2025–2030.
Penetapan Sadewo berlangsung dalam Konferensi Cabang PDI Perjuangan Banyumas yang digelar di Semarang, Sabtu malam, 27 Desember 2025. Suasananya tenang, prosesnya rapi, tanpa riak berarti.
Dalam kepengurusan anyar ini, Sadewo tidak berjalan sendirian. Agus Priyanggodo didapuk sebagai sekretaris, sementara Anang Agus Kostrad dipercaya mengelola posisi bendahara.
Fungsionaris DPC PDIP Banyumas, Obi Suharjono, memastikan seluruh rangkaian Konfercab berjalan aman dan kondusif hingga struktur kepengurusan rampung terbentuk.
“Susunan kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyumas juga sudah terbentuk,” kata Obi singkat.
Struktur inti kepengurusan pun langsung disiapkan untuk bekerja. Selain ketua, sekretaris, dan bendahara, posisi wakil bendahara diisi oleh Ito Anjarini.
Di sektor internal partai, sejumlah nama lama dan baru mendapat mandat. dr. Budhi Setiawan mengemban Wakabid Kehormatan Partai, sementara Budi Wibowo fokus di pemenangan pemilu.
Bidang ideologi dan kaderisasi dipercayakan kepada Jarot Gunadi. Urusan keanggotaan, organisasi, dan sumber daya digarap Srieyono, sedangkan politik dan reformasi hukum ditangani Eni Marhaeni.
Untuk bidang pemerintahan dan kebijakan publik, Harjito, SH, dipercaya mengawal agenda otonomi daerah hingga reformasi birokrasi.
Di sektor pembangunan dan sosial, kepengurusan baru juga diisi lengkap. Jarot Setyoko menangani perekonomian, kebudayaan, dan pendidikan.
Isu kesehatan, perempuan, anak, dan kebencanaan ditangani drg. Andrias Kartiko Sari. Sementara Estiningrum fokus pada industri, perdagangan, investasi, koperasi, hingga UMKM.
Bidang tenaga kerja, jaminan sosial, pariwisata, pemuda, dan olahraga dipegang Wawan Yuwanda.
Untuk urusan keagamaan dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, posisi Wakabid diisi Retno Listiani.
Ekonomi kreatif dan ekonomi digital dipercayakan kepada Reliya Feni Octaviana.
Sektor pertanian, pangan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan ditangani Cahyoto.
Sementara urusan hukum dan advokasi kembali diamanahkan kepada Obi Suharjono.
Dengan formasi ini, PDIP Banyumas bersiap tancap gas. Konsolidasi internal jadi agenda awal sebelum melangkah ke kerja-kerja politik yang lebih luas.
Targetnya jelas, memperkuat akar kerakyatan, merawat basis massa, dan menyiapkan strategi pemenangan pemilu di level daerah.
Lima tahun ke depan menjadi ujian konsistensi. Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya solid di struktur, tapi juga hadir nyata di tengah masyarakat Banyumas. (*)


