Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bikin Greget! Ada Drama Aplikasi Wajib di Ponsel Baru India
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Bikin Greget! Ada Drama Aplikasi Wajib di Ponsel Baru India

Nama aplikasinya Sanchar Saathi. Udah meluncur sejak awal 2025 dan fungsinya lumayan banyak: ngecek IMEI asli atau palsu, laporan HP hilang, sampai mark komunikasi yang dicurigai penipuan. Intinya, aplikasi yang dibangun untuk ngurusi keamanan telekomunikasi.

Nugroho P.
Last updated: Desember 4, 2025 6:45 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Pengguna smartphone di India.
SHARE

BACAAJA, INDIA – Kebijakan baru India lagi-lagi bikin warganet garuk-garuk kepala. Semua ponsel baru, apa pun merknya, sekarang wajib “disuntik” aplikasi keamanan siber bikinan pemerintah. Move ini langsung nge-trigger perdebatan panas soal privasi dan batasan pengawasan negara.

Contents
Kenalan Dulu Sama Si Aplikasi Wajib IniAturannya Ketat: 90 Hari Harus SiapDi Balik Aturan Ketat, Kekhawatiran Privasi Ikut MeledakProdusen HP Angkat Alis: ‘Ini Nyeleneh dan Susah Jalan’

Kenalan Dulu Sama Si Aplikasi Wajib Ini

Nama aplikasinya Sanchar Saathi. Udah meluncur sejak awal 2025 dan fungsinya lumayan banyak: ngecek IMEI asli atau palsu, laporan HP hilang, sampai mark komunikasi yang dicurigai penipuan. Intinya, aplikasi yang dibangun untuk ngurusi keamanan telekomunikasi.

Di India, pasar HP-nya brutal besar—lebih dari 1,2 miliar pengguna aktif. Pemerintah bilang keberadaan IMEI palsu dan HP black market udah makin parah. Jadi, aturan baru ini diwajibkan biar pembeli nggak asal kejebak beli HP “gelap”.

Aturannya Ketat: 90 Hari Harus Siap

Produsen cuma dikasih waktu 90 hari buat nge-integrasiin aplikasi ini ke semua ponsel baru. Bahkan ponsel yang udah dikirim ke toko tapi belum terjual juga diminta dipaksa update biar aplikasinya masuk. Dan aplikasi ini harus nongol di layar awal saat HP pertama kali dinyalain, plus nggak boleh dinonaktifkan.

Kalau dinilai dari sisi pemerintah, ini usaha memperkuat keamanan telekomunikasi nasional. Dari data yang disosialisasikan, aplikasi ini diklaim udah bantu melacak lebih dari 700 ribu HP hilang, termasuk 50 ribu kasus di Oktober 2025.

Di Balik Aturan Ketat, Kekhawatiran Privasi Ikut Meledak

Kelompok pemerhati privasi langsung pasang alarm. Internet Freedom Foundation bilang kebijakan ini sama aja bikin HP baru jadi “device wajib pemerintah” yang nggak bisa dikontrol pengguna. Mereka khawatir aplikasi yang nggak bisa dimatikan justru jadi pintu masuk buat pengawasan lebih luas.

Selain itu, para analis teknologi menyoroti izin akses aplikasi yang kelewat banyak, mulai dari kamera sampai lampu kilat. BBC sampai nanyain langsung ke pemerintah India, karena di Play Store aplikasinya menulis “tidak mengumpulkan data pengguna”—tapi izin yang diminta tetap bikin merinding.

Produsen HP Angkat Alis: ‘Ini Nyeleneh dan Susah Jalan’

Para produsen ponsel juga dinilai bakal kesulitan. Soalnya kebanyakan brand besar punya kebijakan ketat yang melarang pre-install aplikasi pemerintah. Apple, misalnya, udah lama konsisten menolak permintaan sejenis dari negara mana pun.

Pasar India kebanyakan Android, tapi iPhone tetap punya sekitar 4,5% pangsa pasar dari total 735 juta smartphone aktif. Apple dikabarkan bakal menyampaikan keberatan resmi ke pemerintah India.

India bukan pemain tunggal dalam tren “aplikasi wajib”. Pada Agustus 2025, Rusia juga bikin aturan serupa: semua ponsel dan tablet wajib dipasangi aplikasi pesan MAX, yang lagi-lagi bikin diskusi privasi makin ramai. (*)

You Might Also Like

Film Pesta Babi Ramai Dicekal, Malah Bikin Publik Makin Kepo

Barangkali Gus Elham Yahya Juga Raja Jalanan, Penunggang RX-King Bro!!

Bikin Geger!! Bocah 20 Tahun Punya 41 Dapur MBG, Saipa Sosoknya?

Drama Sidang Cerai Ridwan Kamil, Atalia-Emil Hari Ini Absen, Mediasi Gagal?

Status Viral Pegawai SPPG Purbalingga Berujung Pemecatan dan Kontroversi

TAGGED:INDIAkejadian uniksmartphoneteknologiunik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lagi Cari Cara Cek BLT Rp900 Ribu Pakai HP? Nih Ringkasannya
Next Article Cara Lepas dari Slot Tanpa Drama dan Rumitnya, Serius Masih Bisa Berhenti Deh..

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

Februari 26, 2026
Viral

Tiga Hari Dicari, Bocah Wangon Ditemukan di Aliran Sungai Tajum

Maret 3, 2026
Partai Golkar kembali dilanda wacana Munaslub, dengan target lengserkan Bahlil Lahadalia dari posisi Ketua Umum. Foto: dok.
Viral

Ssst…Ternyata Menteri Bahlil Pernah Busung Lapar

Desember 6, 2025
Viral

5 Penemuan Brilian yang Bikin Dunia Berubah Total

September 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bikin Greget! Ada Drama Aplikasi Wajib di Ponsel Baru India
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?