Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gelombang Job Scam Makin Liar, Indonesia Jadi Target
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Gelombang Job Scam Makin Liar, Indonesia Jadi Target

Yang bikin tambah was-was, job scam ternyata paling banyak nyasar posisi entry-level. Jabatan-jabatan yang kelihatan sederhana dan paling banyak dicari justru jadi pintu masuk jebakan. Di Asia, kategori Administration & Office Support jadi sasaran empuk, nyumbang 29% dari total lowongan palsu. Angka ini bahkan lebih tinggi dibanding Australia dan Selandia Baru.

Nugroho P.
Last updated: November 27, 2025 5:47 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi Pencari Kereja di Indonesia.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu penipuan lowongan kerja lagi-lagi bikin heboh. Nama Indonesia bahkan ikut nongol sebagai titik panas job scam di kawasan Asia Pasifik. Angkanya nggak main-main—data dari SEEK, induk Jobstreet dan JobsDB, nyebut kalau 38% upaya penipuan di Asia Pasifik datang dari Indonesia, dan 62% khusus di kawasan Asia. Bisa kebayang seberapa masif pergerakannya.

Temuan ini dirilis bertepatan dengan International Fraud Awareness Week, momen yang pas buat ngingetin publik biar makin awas. Teknologi deteksi penipuan milik SEEK juga ngeliatin kalau tiap negara punya pola penargetan yang beda sepanjang Juli 2024 sampai Juni 2025. Artinya, para pelaku ini bukan hanya aktif, tapi juga adaptif.

Yang bikin tambah was-was, job scam ternyata paling banyak nyasar posisi entry-level. Jabatan-jabatan yang kelihatan sederhana dan paling banyak dicari justru jadi pintu masuk jebakan. Di Asia, kategori Administration & Office Support jadi sasaran empuk, nyumbang 29% dari total lowongan palsu. Angka ini bahkan lebih tinggi dibanding Australia dan Selandia Baru.

Menurut Tom Rhind, Head of Trust & Safety SEEK, para penipu ini makin jago baca pasar. Mereka tahu persis sektor mana yang paling sensitif, lalu ngepasin polanya biar kelihatan meyakinkan. Pendekatan yang berubah-ubah bikin korban makin gampang kejebak.

Baca juga pernyataan Willem Najoan dari Jobstreet Indonesia yang terlihat cukup khawatir. Menurut dia, lonjakan penipuan lowongan ini bukan cuma soal uang yang hilang. Banyak kasus scam ternyata nyambung ke tindak kejahatan yang lebih serius, bahkan sampai perdagangan orang. Jadi bukan sekadar “job palsu”, tapi bisa jadi awal tragedi panjang.

Jenis-jenis pekerjaan yang paling sering dipalsukan juga udah dipetakan. Posisinya itu-itu saja, mulai dari admin toko online, admin e-commerce, sampai data entry. Lowongan yang kelihatannya simpel dan cepat laku justru jadi sasaran paling enak untuk dipalsukan. Banyak juga yang maksa ngirim link pendaftaran via chat pribadi atau grup, sesuatu yang sejak lama udah dicurigai sebagai pola klasik scammer.

Selain dunia admin, posisi staf gudang pun ikut jadi target. Sektor Manufacturing, Transport & Logistics mencetak angka yang lumayan besar dalam daftar penipuan. Pelaku memanfaatkan kebutuhan tenaga kerja yang selalu tinggi untuk memancing sebanyak mungkin korban.

Kalau dijumlah, posisi entry-level seperti admin dan sales memang bikin kolam calon korban jadi luas. Tidak heran pelaku makin rajin menyebar jebakan lowongan palsu yang kelihatannya mulus, rapi, dan meyakinkan. Bahkan kadang logonya dicomot dari perusahaan besar supaya makin tampak asli.

Dari data SEEK sampai Oktober 2025, ada lima kategori utama yang paling sering terlibat dalam job scam. Administration & Office Support masih duduk nyaman di posisi puncak dengan kontribusi hampir 40%. Setelah itu baru disusul sektor Manufacturing, Retail, Trades & Services, hingga Hospitality & Tourism.

Fenomenanya jelas bukan hal sepele. Banyak pencari kerja yang sebenarnya cuma mau cari peluang malah kehilangan uang, data pribadi, bahkan jadi sasaran eksploitasi. Di tengah kondisi ekonomi yang masih naik turun, jebakan lowongan palsu jadi makin sering dipakai buat nargetin orang-orang yang butuh kerja cepat.

Supaya aman, semua pihak sepakat satu hal: jangan gampang percaya kalau ada lowongan yang terasa terlalu bagus untuk jadi kenyataan. Pastikan semua info dicek ulang di situs resmi perusahaan atau platform kredibel seperti Jobstreet maupun JobsDB. Hindari lowongan yang minta deposit, transfer, atau menyuruh isi data pribadi lewat link mencurigakan.

Indonesia memang lagi disorot sebagai pusat penipuan lowongan kerja, tapi ini sekaligus jadi alarm keras buat semua pencari kerja supaya lebih aware. Semakin meyakinkan bentuknya, semakin besar kemungkinan itu jebakan. Semoga makin banyak yang selamat dari rayuan job scam yang makin kreatif belakangan ini. (*)

You Might Also Like

BBM Campur Etanol, Bikin Mesin Ramah Lingkungan atau Malah Bikin Kantong Jebol?

Ridwan Kamil Buka Suara Nih! Penyebab Retaknya dengan Atalia Praratya

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

Kasus Viral Polisi Muda Berujung Pemecatan Tak Hormat

Jualan Cilok di Negeri Ginseng, Eh..Viral Banget

TAGGED:job xcampencari kerja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ramai Isu Pemutihan BPJS, Warga Cari Info Valid? Ini Nih…
Next Article Menerima Kesedihan dengan Tangan Terbuka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

Polisi menunjukkan barang bukti TPPU investasi bodong sarang burung walet, Selasa (31/3/2026). (ist)

Nggak Ngotak, Penipuan dan Cuci Uang Bermodus Bisnis Sarang Walet Bikin Rugi Rp78 M

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anies Baswedan ngajak foto bareng intel-intel yang membuntutinya di sebuah warung makan di Karanganyar.
Viral

Viral! Intel Buntuti Anies di Warung Makan Karanganyar, Eh Malah Diajak Foto Bareng

Februari 2, 2026
Viral

Longsor Malam Hari Guncang Majenang, 2 Tewas,  Warga Belum Pulih

November 14, 2025
Viral

Kritik MBG Disuarakan, Teror Datang Bertubi-tubi

Februari 18, 2026
HukumViral

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

November 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gelombang Job Scam Makin Liar, Indonesia Jadi Target
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?