Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Begini Nih Nasib Polisi yang Aniaya Siswa SPN di NTT
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Begini Nih Nasib Polisi yang Aniaya Siswa SPN di NTT

Sebelumnya, aksi pemukulan itu dipicu karena KLK dan JSU kedapatan merokok. Emosi Bripda Torino diduga meledak tanpa kontrol hingga berujung pemukulan bertubi-tubi.

Nugroho P.
Last updated: November 15, 2025 3:14 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu)
Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu)
SHARE

BACAAJA, NTT – Bripda Torino Tobo Dara resmi ditempatkan khusus setelah aksinya memukul dua siswa SPN Polda NTT, KLK dan JSU, viral dan memicu sorotan tajam. Insiden yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) itu membuat institusi bergerak cepat menjaga aturan tetap tegak.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, memastikan langkah disiplin awal langsung diterapkan. Ia menegaskan surat perintah penempatan khusus sudah dikeluarkan sebagai bentuk respons cepat terhadap pelanggaran yang terjadi.

Dalam keterangannya, Henry menyebut seluruh penanganan kasus akan berjalan sesuai hukum dan etika profesi. Bidpropam Polda NTT juga telah memeriksa kedua korban untuk memastikan fakta di lapangan benar-benar terang.

Ia berharap situasi serupa tidak kembali terulang di lingkungan pendidikan kepolisian. Menurutnya, pembinaan internal harus mengedepankan akhlak dan keteladanan, bukan kekerasan.

Henry menjelaskan bahwa institusi terus mendorong penerapan nilai asah, asih, dan asuh dalam proses pembinaan. Tindakan keras dalam bentuk kekerasan fisik dinilainya tidak relevan dan tidak punya ruang di Polri modern.

Ia menegaskan kasus ini menjadi pengingat bahwa proses pendewasaan anggota bukan melalui intimidasi. Polri, katanya, ingin memastikan setiap personel tumbuh dalam kultur saling menghargai.

Sebelumnya, aksi pemukulan itu dipicu karena KLK dan JSU kedapatan merokok. Emosi Bripda Torino diduga meledak tanpa kontrol hingga berujung pemukulan bertubi-tubi.

Hasil pemeriksaan awal Bidpropam menunjukkan rasa kesal menjadi pemicu utama. Respons berlebihan itu kemudian berubah menjadi tindak disiplin serius yang harus ditangani.

Kedua siswa yang menjadi korban telah dimintai keterangan untuk memastikan kronologi lebih detail. Pemeriksaan mereka juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada tekanan lain yang melatarbelakangi insiden.

Polda NTT memastikan perlindungan terhadap para siswa tetap menjadi prioritas. Lingkungan pendidikan dianggap sebagai tempat menumbuhkan mental, bukan menciptakan ketakutan.

Henry menegaskan kembali bahwa kultur kekerasan tidak boleh hidup di tubuh Polri. Setiap anggota baru, katanya, harus merasa aman selama menjalani pendidikan.

Institusi pun menegaskan komitmen memperbaiki sistem pembinaan. Evaluasi internal dilakukan agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Respons cepat terhadap kasus ini menjadi penegasan bahwa Polda NTT tidak menoleransi tindakan di luar prosedur. Penegakan disiplin dilakukan tanpa kompromi.

Henry juga mengajak seluruh personel senior mengingat tanggung jawab moral. Senioritas seharusnya menjadi contoh, bukan sumber tekanan bagi junior.

Polda NTT menilai langkah transparan dalam penanganan kasus penting bagi kepercayaan publik. Setiap perkembangan kasus, katanya, akan disampaikan tanpa ditutup-tutupi.

Korban sendiri masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi fisik dan mentalnya pulih. Proses ini dilakukan dengan pendampingan agar mereka merasa aman.

Sementara itu, Torino menjalani penempatan khusus sambil menunggu proses lebih lanjut. Statusnya sebagai terduga pelanggar membuatnya wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan disiplin.

Kasus ini juga menjadi bahan evaluasi struktur pengawasan internal di lembaga pendidikan kepolisian. Polda NTT ingin memastikan mekanisme kontrol berjalan efektif.

Kejadian ini membuktikan bahwa pembinaan berbasis kekerasan bukan hanya salah, tetapi berpotensi mencoreng institusi. Polri menegaskan ini bukan bagian dari nilai-nilai mereka.

Dengan tegas, Henry menyebut insiden ini sebagai momen penegasan komitmen institusi. Polri ingin memastikan generasi barunya tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan bermartabat.

Kasus ini kini terus berproses, dan Polda NTT memastikan semuanya berjalan transparan serta sesuai aturan. Institusi berharap langkah ini menjadi sinyal bahwa kekerasan, sekecil apa pun, tidak sejalan dengan jati diri kepolisian. (*)

You Might Also Like

Geger Kasus Keracunan Massal, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Ini

Isu Setoran Panas, Kursi Kapolres Tuban Berubah dalam Semalam

Lagu Siti Mawarni Viral Sumut Bikin Heboh, Liriknya Ngena Banget

Dulu Sempat Ribut, Kini Reog Ponorogo Resmi Diakui Dunia

Dewi Perssik Meradang Disindir Soal THR Rp15 Ribu, Langsung Spill Fakta Nominal

TAGGED:polda NTTpolisi aniaya polisipolisi nakal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Isu BBM Bogor Tercampur Air, Setelah Dicek Hasilnya Cuma Begini…
Next Article Mahfud MD Kritik Keras Polri setelah Dilantik Prabowo: Masalahnya Banyak Banget!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Aksi dr Erli Meichory Viorika di pesawat Citilink viral usai selamatkan balita kejang. (AI)
Viral

Viral! Detik-detik Dokter Selamatkan Nyawa Balita di Pesawat, IDAI Sampaikan Ini

Februari 3, 2026
Viral

Gurun Arab Mendadak Putih, Salju Turun Bikin Geger, Fenomena Apa ya?

Desember 26, 2025
Viral

Menguat Desakan Mundur yang Menerpa Menteri Kehutanan

Desember 5, 2025
Viral

Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan

November 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Begini Nih Nasib Polisi yang Aniaya Siswa SPN di NTT
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?