Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Sawah Jadi Tenaga Jalan, Hadirlah Bensin Bobibos Nusantara!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Dari Sawah Jadi Tenaga Jalan, Hadirlah Bensin Bobibos Nusantara!

Ada yang baru di dunia perbensinanan tanah air — namanya Bobibos, singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos! Sebuah inovasi anak bangsa yang lahir dari riset panjang selama sepuluh tahun, dan kini siap menantang dominasi bahan bakar impor.

Nugroho P.
Last updated: November 7, 2025 4:13 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Bobibos, singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos! Sebuah inovasi anak bangsa yang lahir dari riset panjang selama sepuluh tahun, dan kini siap menantang dominasi bahan bakar impor.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ada yang baru di dunia perbensinanan tanah air — namanya Bobibos, singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos! Sebuah inovasi anak bangsa yang lahir dari riset panjang selama sepuluh tahun, dan kini siap menantang dominasi bahan bakar impor.

Peluncurannya digelar di Bumi Sultan Jonggol, Bogor, belum lama ini penuh semangat nasionalisme dan kebanggaan lokal. Di sana, deru mesin Fortuner dan Alphard yang diuji pakai Bobibos jadi bukti: bahan bakar nabati ini bukan cuma janji.

Bobibos dikembangkan oleh PT Inti Sinergi Formula (bagian dari Sultan Sinergi Indonesia Group), di bawah arahan M. Ikhlas Thamrin — sosok di balik riset gila-gilaan yang berlangsung selama satu dekade.

“Ini bukan sekadar bahan bakar, tapi simbol bahwa bangsa ini bisa berdiri di atas kaki sendiri,” kata Ikhlas, penuh semangat. Ia menyebut Bobibos punya nilai RON mendekati 98, setara bensin premium Eropa, tapi dengan emisi hampir nol.

Sumber energinya pun bukan dari minyak bumi, melainkan dari tanaman yang tumbuh subur di sawah-sawah Nusantara. Artinya, selain mandiri energi, Bobibos juga mendukung ketahanan pangan nasional.

“Bayangkan, sawah kita enggak cuma panen beras, tapi juga energi,” lanjut Ikhlas sambil tersenyum.

Acara peluncuran turut dihadiri tokoh masyarakat sekaligus anggota DPR RI Mulyadi, serta H. Amir Mahpud, bos besar Primajasa yang langsung menyatakan dukungan untuk menggunakan Bobibos di armada busnya.

Mulyadi menyebut Bobibos sebagai langkah nyata menuju kedaulatan energi bangsa.
“Dulu kita cuma bisa protes saat harga BBM naik. Sekarang waktunya jadi produsen energi sendiri,” ujarnya lantang.

Ia memastikan Bobibos sudah melewati tahap uji sertifikasi resmi dari Kementerian ESDM, jadi bukan sekadar klaim. Hasilnya, Bobibos terbukti aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Amir Mahpud, yang terkenal dengan keberaniannya mendukung inovasi lokal, pun tak ragu.
“Saya siap jadikan Primajasa sebagai perusahaan transportasi pertama yang pakai bahan bakar anak bangsa. Kalau Jepang bisa dengan Hino-nya, kenapa kita enggak dengan Bobibos?” ucapnya.

Suasana peluncuran semakin hangat ketika para tamu undangan ikut menyaksikan pengisian perdana Bobibos ke mobil uji coba. Semerbak aroma khas bahan bakar nabati itu seakan menandai babak baru energi Indonesia.

Ikhlas menuturkan, Bobibos lahir dari keresahan pribadi atas ketergantungan negeri ini terhadap impor energi. “Sudah waktunya kita mandiri. Bobibos ini hasil kerja keras, bukan mimpi di atas kertas,” katanya.

Ia menambahkan, bahan bakar ini diproses menggunakan teknologi fermentasi dan pemurnian canggih, tapi bahan dasarnya tetap sederhana dan lokal. “Yang penting efisien, ramah lingkungan, dan terjangkau,” ujarnya.

Tak hanya efisien, hasil uji laboratorium menunjukkan jarak tempuh kendaraan lebih jauh dibanding bahan bakar solar biasa. Bahkan, sisa pembakarannya minim jelaga dan bau.

Bobibos pun diklaim siap masuk ke fase produksi massal jika mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat. “Kita butuh keberanian untuk berubah,” kata Mulyadi lagi.

Melihat semangat ini, banyak pihak menilai Bobibos bisa jadi momentum kebangkitan energi hijau Indonesia. Inovasi yang tak sekadar teknologi, tapi juga gerakan nasional.

M. Ikhlas Thamrin menutup peluncuran dengan satu kalimat yang menggugah:
“Dulu kita impor bensin. Sekarang, kita bisa isi tangki mobil dengan hasil bumi sendiri.”

Dan mungkin, dari sawah-sawah yang dulu cuma menghasilkan padi, kini lahir tenaga baru yang akan membawa Indonesia melaju tanpa batas.(*)

You Might Also Like

Setelah Pelatihan 30 Ribu Manajer Koperasi Mau Ditempatkan Dimana?

Warga Tolak Geotermal Semarang-Kendal, ESDM Jateng Buka Suara

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Respons DPR

Ketika Kampus Diajak Bangun Daerah

Bulog Jamin Stok Beras di Jateng Aman Hingga Juni 2026

TAGGED:bensin barubobibosviral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pakar hukum tata negara Mahfud MD. Mahfud MD Datang ke Istana, Isu Pelantikan Bikin Sore Berdebar
Next Article Terkuak, Senjata Laras Panjang Ditemukan Usai Ledakan di SMA 72

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

8 Liter Oli Bekas Jadi Menu Harian Pria India Selama 3 Dekade, Begini Kondisinya

September 26, 2025
Ekonomi

Pattiro Perkuat Warga Sekitar KITB Awasi Dampak Industri

September 20, 2026
Sebelas Kabupaten/kota di Jawa Tengah telah membentuk Satgas anti Premanisme yang bertugas menjaga kondusifitas iklim investasi di Jateng. Sekda Sumarno berharap, daerah lain segera menyusul. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

11 Kabupaten/Kota di Jateng Bentuk Satgas Anti Premanisme

Juli 26, 2025
PERTAJAM STRATEGI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.
Ekonomi

Sambut Pasar PLTS Atap Makin Luas, PLN Icon Plus Pertajam Strategi lewat PV Academy

Agustus 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Sawah Jadi Tenaga Jalan, Hadirlah Bensin Bobibos Nusantara!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?