Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Di Kampung Leluhur Prabowo, 502 Siswa Keracunan Massal Program MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Di Kampung Leluhur Prabowo, 502 Siswa Keracunan Massal Program MBG

Sebelumnya, ada dua kejadian besar. Pertama, 408 anak di Karanglewas keracunan pada Selasa (23/9/2025). Kedua, 94 siswa di Sudagaran ikut tumbang setelah makan spageti pada Jumat (26/9/2025).

Nugroho P.
Last updated: Oktober 1, 2025 4:10 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Ilustrasi Ompreng MBG.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya bikin sehat malah bikin geger. Di kampung leluhur Presiden Prabowo, Banyumas,  sebanyak 502 siswa dilaporkan mengalami keracunan massal pekan lalu.

Sampai sekarang, Dinas Kesehatan Banyumas masih belum memastikan penyebabnya karena hasil uji laboratorium makanan belum keluar.

Ambil Sampel dari Dua Lokasi
Ketua Tim Kerja Surveilans dan KLB Dinkes Banyumas, Chairul Hamdi kepada media, menjelaskan bahwa timnya sudah mengambil sampel dari dua titik berbeda: SPPG Karanglewas Kidul dan SPPG Sudagaran.

“Di Karanglewas Kidul, kami ambil sampel tiga menu dari tiga hari, sedangkan di Sudagaran hanya spageti Jumat, karena itu yang diduga kuat jadi pemicu,” kata Chairul, Selasa (30/9/2025).

Menu yang diteliti cukup variatif: mulai nasi, bihun, telur puyuh, anggur, ayam goreng, sampai spageti. Semua sedang diuji di laboratorium untuk memastikan penyebab.

Masih Tunggu Hasil Lab
Chairul menegaskan pihaknya belum bisa berspekulasi. “Faktornya banyak. Jadi kita tunggu hasil resmi laboratorium plus laporan investigasi lapangan,” jelasnya.

Dua Kasus Beruntun
Sebelumnya, ada dua kejadian besar. Pertama, 408 anak di Karanglewas keracunan pada Selasa (23/9/2025). Kedua, 94 siswa di Sudagaran ikut tumbang setelah makan spageti pada Jumat (26/9/2025).

Meski sempat bikin panik, ratusan siswa itu sudah ditangani medis dan kini kondisi mereka membaik. Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil uji resmi dari Dinkes Jawa Tengah. (*)

You Might Also Like

Pasar Sora SKK Vol.2 Resmi Dibuka, Spot Ngabuburit & Berburu Takjil Paling Hype di Solo!

Siwo Award 2025, Panas Sejak Awal

Pompa Baru, Harapan Baru: Semarang Gaspol Lawan Banjir!

Tiga Hari Dicari, Bocah Wangon Ditemukan di Aliran Sungai Tajum

Gubernur Jateng soal Desakan Mundur Bupati Pati: Mekanismenya Lewat DPRD

TAGGED:banyumaskeracunankeracunan MBGMBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agro Wisata Tambi Masuk 6 Besar Nasional, Dapat Visitasi Tim Kemenpar dan Juri WIA 2025
Next Article Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tumpukan sampah tampak menggunung di TPA Jatibarang Semarang, Sabtu (27/9/2025). (bae)

Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anak-anak di Aceh Tamiang bersemangat menerima bantuan dari Pemkab Temanggung. Para siswa kembali bersemangat masuk sekolah.
Info

Temanggung Ikut Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang, Kadisdik: Bikin Kami Bangkit Lagi!

Januari 27, 2026
Info

Awal Tahun Polda Jateng “Oper Gigi”, Enam Pejabat Utama Berganti

Januari 13, 2026
Merry Roeslani bersama Hoegeng Iman Santoso, semasa hidup.
Info

Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris

Februari 3, 2026
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basar Yanuarso.
Info

Kritik Berujung Pemecatan, Nasib Dokter Piprim usai Kritisi Kebijakan Menkes soal Kolegium

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Di Kampung Leluhur Prabowo, 502 Siswa Keracunan Massal Program MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?