Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengakuan Mahasiswa Undip Penyekap Intel: Kami Niatnya Mengamankan dari Amuk Massa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pengakuan Mahasiswa Undip Penyekap Intel: Kami Niatnya Mengamankan dari Amuk Massa

Dua mahasiswa Undip terdakwa penyekap intel polisi mengaku berniat baik: amankan sang intel dari amuk massa.

R. Izra
Last updated: September 16, 2025 11:10 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sidang kasus penyekapan intel dalam aksi May Day 2025 di Semarang masih berproses. Muhammad Rafli Susanto dan Rizki Setia Budi diperiksa sebagai terdakwa.

Dua terdakwa yang merupakan mahasiswa Undip itu sepakat menegaskan mereka bukan nyandera, tapi justru berusaha “ngamankan” si intel supaya nggak dipukuli massa.

Rafli, yang saat itu ketua divisi aksi sekaligus bagian jaringan BEM Undip, bersaksi kalau niat awalnya sederhana, yakni mencegah situasi makin ricuh.

“Tujuan mengamankan ke dalam auditorium atas perintah massa biar aman gak dipukuli. Alhamdulillah tidak dipukuli. Jujur saya tidak melihat dia diikat,” ucap Rafli, Senin (15/9/2025).

Ia bahkan mengaku sempat memastikan si intel dapat makan dan minum. “Saya tanyakan udah makan-minum, akhirnya saya carikan,” ujarnya.

Rizki, terdakwa lainnya, menguatkan. Menurutnya, memang sempat ada yang mengikat intel dengan lakban, tapi dialah yang melepaskannya.

“Sempat diikat tapi saya gak tau siapa yang ngikat. Saya yang lepas. Yang saya lihat Rafli sempat memberikan baju ke korban, sempat memberikan medis,” terangnya.

Keduanya juga keberatan dengan narasi polisi yang menyebut mereka “memiting leher intel dengan keras”. Versi mereka, itu cuma “merangkul” biar korban bisa digiring keluar dengan selamat.

Ironis, upaya yang menurut mereka untuk mengamankan, justru di mata hukum terbaca sebagai penyekapan atau penyanderaan.

Perlu diketahui, aksi demonstrasi Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Rabu (1/5/2025) di Jalan Pahlawan Semarang depan Kantor Gubernur-DPRD Jawa Tengah, berujung ricuh.

Pasca kericuhan itu, pada malam harinya terjadi aksi saling sandera. Sekelompok massa yang didominasi mahasiswa menyandera seorang polisi sebagai bentuk balas dendam atas banyaknya rekan mahasiswa yang ditangkap polisi. (bae)

You Might Also Like

Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

Belajar Iklim Nggak Harus Nunggu Bumi Makin Panas

PSIS Siap All Out Hadapi Barito

Koperasi BLN Punya Tanggungan Rp2,1 Triliun, Minta Anggota Tak Fokus Pidana

Reshuffle atau Rechef? Saat Dapur Kabinet Prabowo Mulai Kebakaran Gas Politik

TAGGED:headlineintel poldamahasiswa undipMay Daysidang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tersangka pembacokan TNI hingga tewas di Wonosobo ditangkap personel Polres Wonosobo. Pelarian Singkat Pembacok TNI hingga Tewas di Wonosobo, Kini Ditahan di Polres
Next Article Mohamed Salah penyerang Liverpool merayakan gol semata wayangnya ke gawang Burnley. Hingga pekan ke-4 Premier League 2025-2026, The Red masih kokoh dipuncak klasemen dengan nilai sempurna. Liverpool Ngacir, Arsenal Ngejar! Awal Musim EPL 2025 Yang Memanas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

ISI BBM - Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.
Ekonomi

Harga BBM di Jateng Turun! Dompet Auto Senyum di Tahun Baru

Januari 1, 2026
Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Walisongo, Nur Hasyim. (ist)
Info

Viral Lagi di TikTok, Nasib Dosen Cabul UIN Walisongo Ada di Tangan Kemenag

September 2, 2026
Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kiri) bersama Presiden Prabowo di peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Info

Buruh Kompak Teriak ‘Tidak!’ soal MBG di Hadapan Prabowo, Bos Buruh Sibuk Klarifikasi

Mei 5, 2026
NELAYAN DEMO HARGA SOLAR - Ribuan nelayan di Pati menggelar aksi demonstrasi di Alun-alun Pati, menuntut penurunan harga solar non-subsis, Senin (4/5/2026).
Info

Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

Mei 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengakuan Mahasiswa Undip Penyekap Intel: Kami Niatnya Mengamankan dari Amuk Massa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?