Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu

Longsor belum kering, tapi penanganannya sudah ngebut. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi langsung turun ke lokasi longsor di Ungaran Timur dan kasih ultimatum: seminggu harus tuntas. Nggak mau kajian berlarut-larut, warga keburu capek nunggu.

T. Budianto
Last updated: Februari 17, 2026 3:35 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENAHAN LONGSOR: Warga dibantu aparat memasang bambu penahan longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Longsor yang memutus akses antar-RW di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2/2026), langsung dapat atensi khusus dari orang nomor satu di Jateng.

Luthfi datang, bukan cuma lihat-lihat. Ia ikut kerja bakti bareng warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) Ngopeni Nglakoni, hingga petugas gabungan. Bahkan sempat duduk bareng warga buat sarapan. Suasana sempat dihentikan sejenak, semua diajak makan bareng. Nggak ada sekat, semua guyub.

Baca juga: Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga

Menurut Luthfi, kunci beresin masalah bencana itu satu: kolaborasi. “Ini bentuk kolaborasi yang kompak. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, Tagana, TRC, semua komponen masyarakat bahu-membahu,” tegasnya.

Ia menekankan, gotong royong bukan cuma slogan. Tagana di 35 kabupaten/kota harus selalu siaga. Pimpinan daerah pun wajib hadir langsung saat warga butuh.

“Bentuk hadirnya negara itu ya seperti ini. Nggak boleh saling menyalahkan. Problem diselesaikan bareng-bareng,” ujarnya didampingi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Percepat Penanaganan 

Di sela peninjauan, Luthfi langsung memberi instruksi tegas ke dinas terkait. Penanganan longsor yang memutus konektivitas warga itu tak boleh berlarut. “Dari PUPR sudah kajian. Tapi jangan lama-lama kajian, masyarakat sudah menunggu. Biar RW satu dan lainnya kembali terhubung,” katanya dengan nada serius. Pesannya jelas: cepat, tepat, dan nggak pakai muter-muter.

Secara umum, Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota disebut sudah melakukan mitigasi bencana. Mulai dari pemetaan daerah rawan longsor, tanah bergerak, banjir, sampai rob. “Setiap daerah punya karakteristik berbeda. Penanganannya juga beda. Tapi satu yang sama: harus cepat,” tegasnya.

Sejumlah bantuan juga langsung digelontorkan. Pemkab Semarang menurunkan crane untuk membantu penanganan di lapangan, termasuk mengangkat beton jembatan yang roboh.

Baca juga: Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Dari Pemprov Jateng, bantuan berupa bibit pohon untuk penghijauan, 100 sepatu boots untuk relawan, 100 paket sembako dari Baznas untuk warga terdampak, 200 mushaf Al-Qur’an, bantuan beras senilai Rp2,7 juta, serta logistik lain senilai Rp6,28 juta sudah disalurkan.

Langkah cepat ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan aktivitas warga yang sempat terganggu akibat longsor. Karena kadang yang dibutuhkan warga bukan cuma rapat dan kajian tebal, tapi jembatan yang kembali nyambung dan jalan yang bisa dilewati lagi. Kalau bisa selesai tujuh hari, kenapa harus nunggu tujuh rapat dulu? (tebe)

You Might Also Like

MBG Bikin Heboh: Puluhan Siswa SMK 4 Pati Mual, Satu Sesak

Jam Richard Mille Rp11,7 M Milik Sahroni Balik Lagi, Warga Ngaku Bingung Cara Pakainya

Tiket Kereta Flat Cuma Rp 80 Ribu, Buruan Cek Jadwal Flash Sale KAI!

Gotong Royong Urus Rumah, Jateng Luncurkan “Ngopeni Omah”

Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

TAGGED:bnpbkabupaten semaranglongsorpemkab semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MUI Jateng: Jangan Sampai Ramadan Jadi Ajang Adu Argumen
Next Article Kemenpar Dorong Shiva Festival Naik Level Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’

Gunung Andong Libur Selama Ramadan

DIY Dikepung Longsor: 59 Titik Terdampak

BMKG: Siap-Siap Hujan Lebat 15-21 Februari

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Gubernur Jateng Ajukan Rp73 Triliun, Fokus Tangani Rob dan Banjir

Juli 26, 2025
Info

Empat Kelurahan di Bantul Resmi Jadi “Tsunami Ready Community”, Apa Itu?

September 29, 2025
Daerah

Semarang Lagi Jadi Pusat Anak Muda Keren, Wali Kota: Masa Depan Lagi Dibentuk di Sini!

Oktober 18, 2025
Politik

Musala Runtuh di Sidoarjo, Puan: Jangan Lagi Ada Santri Belajar di Tempat Tak Aman

September 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?