BACAAJA, SEMARANG – Ambeien masih jadi masalah harian banyak orang, terutama yang sering duduk lama atau kurang makan serat. Meski obat medis tetap jadi pilihan utama, banyak yang mulai melirik herbal karena dianggap lebih ramah tubuh dan minim efek samping. Tren ini makin naik karena gejalanya sering muncul tiba-tiba dan bikin aktivitas nggak nyaman.
Menurut dr. Danang Ardiyanto dari UPF Yankestrad Tawangmangu, penggunaan tanaman herbal cocok banget buat ambeien stadium awal. Herbal bisa bantu meredakan nyeri, gatal, atau pembengkakan sebelum kondisi makin parah. Tapi dokter tetap menegaskan, herbal itu pendamping, bukan pengganti obat utama.
Ia bilang, tanaman tertentu punya zat aktif yang bisa memperbaiki sirkulasi darah di pembuluh vena, ngurangin peradangan, sampai bantu pemulihan jaringan yang iritasi. Dengan catatan, gaya hidup juga harus dibenahin, seperti rajin minum air, memperbanyak serat, dan nggak mengejan berlebih saat BAB.
Daun Herbal yang Sering Direkomendasikan Ahli
Buat yang penasaran, “Daun untuk ambeien itu apa aja sih?” Berikut lima tanaman yang menurut banyak ahli cukup membantu meredakan keluhan ambeien ringan sampai sedang.
Daun Ungu, Si Bintang Utama untuk Redakan Bengkak
Daun ungu jadi favorit banyak orang karena dikenal punya efek antiinflamasi kuat. Kandungan seperti flavonoid dan tanin bikin daun ini bisa bantu menurunkan pembengkakan sekaligus menguatkan dinding pembuluh darah. Banyak tenaga kesehatan merekomendasikan daun ini untuk stadium awal karena dianggap aman dan efektif.
Daun Duduk, Herbal yang Tenang tapi Manjur
Daun duduk sering dipakai untuk mengurangi rasa panas dan nyeri saat ambeien kambuh. Tanaman ini mengandung alkaloid dan saponin yang bisa bantu memperbaiki jaringan yang iritasi. Secara tradisional, daun ini memang dikenal sebagai penenang alami area yang bengkak.
Iler/Miana, Andalan untuk Kurangi Infeksi dan Iritasi
Miana banyak tumbuh di halaman rumah, tapi manfaatnya besar. Selain menurunkan pembengkakan, tanaman ini juga punya sifat antimikroba, jadi bagus buat mencegah infeksi tambahan di area yang sedang radang. Zat aktif seperti rosmarinic acid dan eugenol bikin efek penyembuhannya makin terasa.
Temulawak, Bukan Cuma untuk Lambung tapi Juga Wasir
Temulawak dikenal menenangkan sistem pencernaan. Kandungan kurkuminoidnya membantu meredakan inflamasi dan memperbaiki metabolisme tubuh. Karena pencernaan lebih lancar, risiko sembelit—pemicu utama ambeien—jadi lebih kecil. Ini yang bikin temulawak sering masuk daftar rekomendasi ahli.
Kunyit, Si Anti-Radang Serbaguna
Kunyit sudah lama dikenal sebagai penyembuh alami. Kurkumin di dalamnya bekerja sebagai antiinflamasi sekaligus antibakteri, cocok untuk meredakan nyeri dan pembengkakan saat ambeien muncul. Bisa dikonsumsi sebagai minuman hangat atau dicampur dengan herbal lain untuk hasil lebih maksimal.
Tetap Aman, Tetap Terpantau, Jangan Asal Pakai
Walau herbal terasa lebih aman, dokter tetap mengingatkan supaya penggunaannya nggak sembarangan. Kalau gejala makin berat, muncul perdarahan banyak, atau nyeri tidak berkurang, wajib periksa ke dokter. Herbal paling efektif untuk kondisi yang masih terkendali, bukan untuk kasus berat.
Lima tanaman di atas bisa jadi pilihan alami buat meredakan keluhan ambeien tanpa terlalu bergantung pada obat kimia. Dengan penggunaan yang tepat dan gaya hidup yang lebih sehat, tubuh bisa pulih lebih cepat tanpa efek samping yang mengganggu. (*)


