Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: JPPI: Anggaran Pendidikan Dipotong Demi MBG, “Pengkhianatan Konstitusi”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

JPPI: Anggaran Pendidikan Dipotong Demi MBG, “Pengkhianatan Konstitusi”

Sekolah banyak yang rusak, guru masih banyak yang belum sejahtera, tapi anggaran pendidikan justru dipangkas buat program makan gratis. Kritik keras pun datang dari JPPI yang bilang pemerintah dan DPR udah ngabaikan kebutuhan fundamental dunia pendidikan.

T. Budianto
Last updated: Januari 24, 2026 5:24 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi-lagi jadi sorotan. Bukannya bikin senyum, justru bikin geram pegiat pendidikan. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) nyebut langkah pemerintah dan DPR yang nyedot Rp223 triliun dari pos pendidikan buat ngebiayain MBG itu udah kelewatan, bahkan disebut sebagai “pengkhianatan konstitusi”.

Dalam RAPBN 2026 yang baru disahkan, MBG dapet jatah Rp335 triliun. Masalahnya, Rp223 triliun dari duit segede itu langsung diambil dari pos pendidikan. Alhasil, anggaran pendidikan tahun depan cuma tinggal 14 persen dari total APBN, padahal konstitusi jelas-jelas ngamanatin minimal 20 persen.

“Anggaran pendidikan itu seharusnya dipakai buat kebutuhan dasar pendidikan, bukan buat program ‘makan-makan’,” tegas Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, Rabu (24/9).

Ilusi

Pemerintah sebelumnya sempet klaim anggaran pendidikan 2026 naik jadi Rp757,8 triliun. Tapi menurut JPPI, angka itu cuma “ilusi” karena ratusan triliun malah dialihin ke MBG.

“Dana segede itu harusnya buat ngebenerin sekolah rusak, nambahin sekolah menengah, memperbaiki fasilitas, dan ngejamin kesejahteraan guru. Itu yang fundamental dan wajib diprioritaskan,” lanjut Ubaid.

JPPI ngingetin, data terbaru nunjukin lebih dari 60 persen sekolah dasar di Indonesia masih dalam kondisi rusak. Belum lagi minimnya sarana penunjang dan jutaan guru yang belum sejahtera. “Kalau itu aja belum kelar, masa iya hak anak atas pendidikan dikorbanin buat program makan gratis?” tutupnya. (*)

You Might Also Like

Sampah Mau Disulap Jadi Listrik, Semarang Gaspol Tapi Masih Nunggu Tim

Belum Dimulai Sudah Dibatalkan! Pemerintah Gak Jadi Berlakukan Sekolah Daring

Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja

Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura

Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden

TAGGED:dana pendidikanheadlineMBGprabowo subanto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DPRD Pati Rombak Anggota Pansus Hak Angket, Dinamika Politik Makin Seru
Next Article BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun. Begni Suara DPRD Banyumas Soal Kacang Rebus Jadi Menu MBG Gunung Lurah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Kandang Banteng Ganti Nahkoda, Berikut Susunan Pengurus DPD PDIP Jateng Terbaru

Desember 28, 2025
Daerah

Bus Listrik Masuk Kota! Gratisan Dulu, Hijau Kemudian

November 6, 2025
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Politik

Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan

November 24, 2025
Rektor SCU Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto.
Pendidikan

Ngobrol Santai Bareng Rektor SCU Semarang: Mahasiswa Prioritas, Rektor Terakhir

Agustus 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: JPPI: Anggaran Pendidikan Dipotong Demi MBG, “Pengkhianatan Konstitusi”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?