Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gus Baha Ingatkan Jangan Asal Debat Tanpa Ilmu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Gus Baha Ingatkan Jangan Asal Debat Tanpa Ilmu

Gus Baha menekankan, orang yang sering debat tanpa ilmu itu biasanya punya beberapa faktor penyebab. Bisa karena kurang tahu, sombong, atau cuma nggak punya kegiatan lain yang bermanfaat. Contohnya, soal penentuan awal Syawal yang kerap jadi perdebatan antara NU dan Muhammadiyah.

Nugroho P.
Last updated: April 3, 2026 7:09 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang akrab disapa Gus Baha.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Di zaman sekarang, kayaknya debat itu gampang banget, kadang cuma modal opini atau “perasaan benar” aja, tanpa tahu seluk-beluk masalah yang dibahas. Nah, Gus Baha—KH Ahmad Bahauddin Nursalim—ngingetin kita soal bahaya debat asal-asalan. Menurut beliau, banyak orang suka pamer argumen, tapi ilmunya minim atau bahkan nggak ada sama sekali. Hal ini nggak cuma bikin obrolan nggak produktif, tapi juga bikin suasana jadi panas, masyarakat mudah terpecah, dan perbedaan pendapat yang seharusnya sehat malah jadi sumber konflik.

Gus Baha menekankan, orang yang sering debat tanpa ilmu itu biasanya punya beberapa faktor penyebab. Bisa karena kurang tahu, sombong, atau cuma nggak punya kegiatan lain yang bermanfaat. Contohnya, soal penentuan awal Syawal yang kerap jadi perdebatan antara NU dan Muhammadiyah. Banyak yang ikut nimbrung komentar tanpa ngerti ilmu falak sama sekali. Padahal kalau mau tahu seluk-beluknya, cukup belajar sedikit soal astronomi, perbedaan metode, dan dasar penghitungan. Dengan ilmu itu, tuduhan atau prasangka nggak perlu muncul, karena semua bisa dijelaskan secara logis.

Yang lebih miris, ada orang yang gampang menuduh pemerintah condong ke satu pihak saat menetapkan awal bulan Hijriyah. Gus Baha menekankan, ilmu falak itu ilmiah, punya perhitungan pasti, dan nggak boleh dicampur dengan politik atau kepentingan pribadi. Jadi kalau nggak paham, sebaiknya jangan komentar asal. Lebih baik belajar dulu, atau tanya ke ahlinya biar informasi yang diterima jelas dan nggak asal tebak.

Menurut Gus Baha, terlalu cepat beropini tanpa ilmu adalah salah satu penyakit masyarakat sekarang. Alih-alih mencari kebenaran, debat seperti ini cuma bikin gaduh, bikin masyarakat terpecah, dan bikin orang gampang terpancing emosi. Orang yang ngerti ilmu akan lebih bijak, lebih tenang dalam menanggapi perbedaan, dan nggak gampang tersulut ego. Kalau semua orang mau belajar sesuai bidangnya, perbedaan justru bisa jadi ladang diskusi yang sehat dan saling melengkapi, bukan pemicu konflik.

Gus Baha juga ngingetin, dalam Islam, ilmu itu mahal harganya. Muslim yang baik seharusnya lebih fokus menambah pengetahuan dibanding cuma sibuk debat tanpa arah. Ilmu yang benar nggak cuma buat dipelajari, tapi juga harus diamalkan. Dengan begitu, seseorang bisa lebih bijak dalam berkata-kata, bertindak, dan bersikap terhadap perbedaan. Jadi daripada buang waktu debat nggak jelas, lebih baik berhenti sejenak, belajar, dan merenung. Dengan pemahaman yang lebih dalam, kita jadi lebih gampang menerima perbedaan, nggak mudah tersulut, dan debat pun bisa sehat kalau perlu. (*)

You Might Also Like

Next-Gen Electric Vehicles: A Leap in Green Technology

Wacana Kereta Kilat Pajajaran KDM Picu Tanya di Tengah Padatnya Moda

Jelang Puncak Haji, Suhu Makkah Tembus 46 Derajat

Komdigi Gratiskan Internet Sebulan, untuk Korban di Aceh, Perlu Ndak Ya?

Skandal Terbaru Meta: Aplikasi Facebook dan Instagram Diduga Intip Aktivitas Browser Pengguna Android

TAGGED:ceramah gus bahagus bahailmuislam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral
Next Article Hati-Hati, Setan Lagi Intai Kita di Syawal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gunung Slamet Makin Hangat, Pendaki Diimbau Jaga Jarak Aman

Sepeda motor remuk dihantam KA Harina di perlintasan Kokrosono, Semarang, Jumat (3/4/3306) sore. (ist)

Sudah Diperingatin Tetap Nekat, Pemotor Tewas Ketabrak KA Harina di Kokrosono Semarang

Hati-Hati, Setan Lagi Intai Kita di Syawal

Gus Baha Ingatkan Jangan Asal Debat Tanpa Ilmu

Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Polisi menyemprotkan water cannon ke arah massa aksi May Day di Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (1/5/2025).
Unik

Ikut Sandera Intel saat Aksi May Day Ricuh di Semarang, Dua Mahasiswa Undip Ditangkap

Mei 14, 2025
Unik

Misteri Kematian Warga Korea yang Tewas dalam Mobil di Purbalingga Masih Gelap

Mei 20, 2025
Unik

Sembelih Hewan Kurban Pakai Tangan Kiri, Apakah Dagingnya Sah Dimakan?

Juni 4, 2025
Empat anggota ormas Grib Jaya semarang diamankan polisi karena merusak properti PT KAI
Unik

Anggota GRIB Jaya Terima Order Rusak Aset KAI Semarang, User Diburu Polisi

Mei 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Baha Ingatkan Jangan Asal Debat Tanpa Ilmu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?