Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gol Telat Rafinha Selamatkan Mahesa Jenar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Gol Telat Rafinha Selamatkan Mahesa Jenar

Mainnya rame, tekanannya nonstop, tapi papan skor malah bikin deg-degan. PSIS Semarang seolah lupa cara mencetak gol, sampai akhirnya menit terakhir datang jadi penyelamat muka.

T. Budianto
Last updated: Februari 15, 2026 6:04 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BEREBUT BOLA: Pemain PSIS Esteban Gabriel Vizcarra berebut bola dengan pemain Persela Lamongan dalam laga putaran ketiga Liga 2 Championship di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (15/2/2026). Kedua tim berbagi skor 1-1 di akhir laga. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Tuan rumah PSIS Semarang harus puas berbagi angka dengan Persela Lamongan usai duel panas di Stadion Jatidiri, Minggu (15/2/2026). Laga lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026 itu berakhir 1-1, dengan drama di detik-detik terakhir.

PSIS tampil dominan hampir di semua lini. Penguasaan bola tembus 72 persen, 23 tembakan dilepaskan dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang. Corner? Bejibun, 17 kali. Persela? Enam tembakan, empat on target. Secara statistik, Mahesa Jenar unggul jauh.

Baca juga: PSIS Ogah Degradasi, Persela Siap Ganggu Pesta

Tapi sepak bola bukan lomba angka. Justru tim tamu yang nyolong start. Menit ke-15, Hambali Tolib memanfaatkan celah di lini belakang PSIS dan bikin Persela unggul lebih dulu. Jatidiri mendadak sunyi.

Masuk babak kedua, PSIS makin menggila. Serangan datang bergelombang dari kiri-kanan. Persela dipaksa parkir bus, bertahan mati-matian. Peluang ada, tapi gol tak kunjung tiba. Waktu terus jalan, kecemasan makin terasa.

Gol Penyelamat

Saat laga nyaris tamat dan Persela siap bawa pulang tiga poin, muncul momen “last minute magic”. Menit 90+1, Rafinha berdiri di tempat yang tepat. Bola di kotak penalti tak disia-siakan. Gol. Stadion meledak. Skor jadi 1-1.

Peluit panjang berbunyi. PSIS selamat dari kekalahan, Persela gagal mengunci kemenangan. Hasil ini membuat kedua tim berbagi satu poin. PSIS masih harus kerja ekstra buat keluar dari papan bawah, sementara Persela tetap relatif aman di papan tengah.  Satu laga, dua cerita: PSIS pantang menyerah, Persela nyaris sempurna bertahan hingga satu momen kecil mengubah segalanya.

PSIS sudah menang penguasaan bola, menang jumlah tembakan, menang corner, tinggal satu yang belum: menang skor. Untung ada gol menit akhir, kalau tidak, statistik cuma jadi pajangan. (tebe)

 

You Might Also Like

Batik Parang di Dada Garuda, Jersey Timnas Baru Bikin Bangga

PSIS Semarang Memastikan Diri Degradasi

Eks Pemain PSIS Jadi Rebutan

Pemenang Babak Play-Off Penentu Ditunggu Tim Bertabur Bintang di Perempat Final Soekarno Cup 2025

Frank Van Kempen Resmi Nahkodai Timnas Indonesia U-20, PSSI Siapkan Jalan ke Piala Dunia 2027

TAGGED:Mahesa Jenarpanser birupersela lamonganPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga yang membungkus air warna warni buat gebyuran Bustaman. Minggu (15/02/2026). (dul) Gebyuran Bustaman 2026: Ragam Tradisi Unik Sambut Ramadan di Semarang
Next Article Masyarakat antusias mengikuti tradisi gebyuran dan basah-basahan di Bustaman, Minggu (15/02/2026). (LPM Missi UIN Walisongo) Serunya Tradisi Gebyuran Bustaman, Ada Makna Sakral di Balik Aksi Saling Coret-Saling Siram

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

April, Semarang Disulap Jadi “Arena Nasional”, Dari Balap Sampai Padel

Takut Di-Merger, Nggak Jadi Join: LPM Esensi Resmi “Pause” di 2026

Merger Jalan, Kaderisasi Jalan di Tempat: Persma UIN Walisongo Mulai Sepi Peminat

Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying.

BBM Aman, Elpiji Nggak Langka, Pemprov: Tenang, Nggak Usah Panik

TNI Bakal Bangun 720 Jembatan di Jateng dan DIY

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Salah Tendang, Karier Langsung Tamat

Januari 23, 2026
Sepak Bola

Dari Warung Kerupuk ke Lapangan Eropa: 8 Bocah KKS Buktikan Mimpi Nggak Kenal Status

Oktober 8, 2025
Sepak Bola

LaLiga 2025-2026 Resmi Dijadwalkan Mulai 17 Agustus, Ini Rincian Kalender Musim Depan

Juni 7, 2025
Sepak Bola

Hadapi China, Erick Thohir Harap Tak Rasisme atau Xenophobia

Juni 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gol Telat Rafinha Selamatkan Mahesa Jenar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?