Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Ancaman Trump ke BRICS, Menkeu Tegaskan Sikap Hati-hati RI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Soal Ancaman Trump ke BRICS, Menkeu Tegaskan Sikap Hati-hati RI

T. Budianto
Last updated: Juli 7, 2025 10:43 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Menteri Keuangan Sri Mulyani memeberikan keterangan kepada media saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin (7/7). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA- Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menanggapi ancaman tarif 10 persen dari mantan Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara BRICS dengan sikap waspada.

Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia masih memantau perkembangan tersebut sembari terus menjalin komunikasi dengan otoritas AS.

“Indonesia masih dalam proses pembicaraan dengan pemerintah Amerika Serikat, jadi kita akan ikuti terus perkembangannya,” ujar Sri Mulyani usai Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (7/7).

Pernyataan ini muncul setelah Trump, melalui platform Truth Social, mengancam akan mengenakan tarif tambahan terhadap negara-negara yang dinilai mendukung kebijakan “anti-Amerika” dari kelompok BRICS. Ia juga menegaskan bahwa tidak akan ada pengecualian terhadap kebijakan ini.

Menkeu menyebut dinamika global seperti ini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk RAPBN 2026. “Ketidakpastian global, termasuk isu tarif dan ketegangan geopolitik, menjadi faktor penting yang harus kita antisipasi,” tegasnya.

Isu Dedolarisasi

Saat ini, Presiden Prabowo Subianto tengah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, bersama para pemimpin dunia. Isu dedolarisasi dan kerja sama ekonomi global menjadi agenda utama dalam forum tersebut, yang menurut Trump justru mengancam dominasi ekonomi AS.

Trump sebelumnya juga menyindir rencana BRICS untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam perdagangan internasional. Ia menyebut bila upaya itu dilanjutkan, negara-negara BRICS akan dikenakan tarif hingga 100 persen.

Wacana dedolarisasi memang menguat dalam beberapa tahun terakhir, terutama pasca sanksi ekonomi AS terhadap Rusia. Kelompok BRICS, yang kini diperluas dengan beberapa anggota baru, berupaya menciptakan sistem keuangan global yang lebih berimbang.

Sri Mulyani menekankan, di tengah ketegangan global ini, Indonesia tetap berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional sambil mengantisipasi dampak dari kebijakan dagang negara besar. “RAPBN 2026 akan disusun dengan sangat hati-hati, memperhatikan dinamika global maupun kebutuhan domestik,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Korban Kecelakaan Purworejo Bertambah, Sopir Truk Maut Akhirnya Meninggal

Bill Gates Keluar dari Top 10 Orang Terkaya AS

Peta Strategi PDIP Pasca-Comeback Hasto Kristiyanto

Kasus Juliana, Puan Minta Pemerintah Siap Hadapi Gugatan

Tuvalu Terancam Tenggelam karena Perubahan Iklim, Warga Difasilitasi Migrasi ke Australia

TAGGED:ancaman trumpktt brics 2025
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mbak Ita Geleng-Geleng saat Pegawai Bapenda Buka-bukaan Soal Setoran
Next Article Ngaku Kerja di Pelayaran, Ternyata Pelaku Penganiayaan di Sleman Hanya Staf Admin Pelabuhan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Wajah Jokowi Penuh Bercak Merah, Publik Panik: Sakit Serius atau Alergi Biasa?

Juni 4, 2025
Unik

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Akan Sering Terjadi di Jateng

Juni 2, 2025
Unik

Mengunjungi Wotawati DusunTersembunyi di Lembah Bengawan Solo Purba, Wisata Bernuansa Majapahit

Mei 19, 2025
Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.
Unik

Putusan Pemilu Terpisah: Siapa Dukung, Siapa Menolak?

Juli 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Ancaman Trump ke BRICS, Menkeu Tegaskan Sikap Hati-hati RI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?