Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo Minta TNI Adaptif Hadapi Perang Modern, Enam Kodam Baru Diresmikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Prabowo Minta TNI Adaptif Hadapi Perang Modern, Enam Kodam Baru Diresmikan

Perang zaman sekarang tak selalu datang dengan suara tembakan. Bisa lewat teknologi, informasi, hingga ancaman yang bergerak tanpa terlihat. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto meminta TNI terus beradaptasi, memperkuat kemampuan teknologi, dan mengutamakan prestasi prajurit.

T. Budianto
Last updated: Oktober 5, 2026 12:39 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
INSPEKSI PASUKAN: Presiden Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan inspeksi pasukan pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) digelar di Plaza Prima Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) digelar di Plaza Prima Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Upacara berlangsung lebih sederhana dibanding rencana awal yang sedianya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto yang menjadi inspektur upacara menegaskan bahwa bentuk ancaman dan peperangan terus berubah. Menurutnya, perang modern tidak selalu berwujud konflik fisik secara langsung.

“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri, belajar, belajar, belajar, dan berlatih, berlatih, berlatih,” ujar Prabowo.

Presiden mengatakan masa damai harus dimanfaatkan TNI untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan. Termasuk menghadapi skenario ancaman terburuk yang bisa terjadi.

Karena itu, TNI dituntut menjadi kekuatan pertahanan yang profesional, responsif, modern, inovatif, sekaligus adaptif. Kemampuan menguasai teknologi juga menjadi salah satu kunci.

Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat prajurit tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan konvensional. “TNI sekarang harus menguasai teknologi. TNI sekarang harus mengutamakan prestasi,” katanya.

Baca juga: SBY-Jokowi Satu Baris di HUT ke-81 TNI

Prabowo juga menyoroti sistem pembinaan personel di tubuh TNI. Ia meminta pengembangan karier dan pembinaan prajurit lebih mengedepankan kemampuan serta prestasi, bukan sekadar faktor senioritas.

Presiden juga mengingatkan agar loyalitas prajurit tidak dibangun dalam lingkup yang terlalu sempit, termasuk loyalitas berdasarkan angkatan. Menurutnya, TNI harus memiliki soliditas sebagai satu kekuatan pertahanan negara.

Selain memperkuat kemampuan internal, Prabowo meminta TNI meningkatkan sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah.

Kekuatan TNI, kata dia, harus bisa ikut membantu pemerintah menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. “Kekuatan dan kemampuan TNI harus dapat mempercepat pelaksanaan program-program pemerintah, mengatasi berbagai kesulitan nyata yang dihadapi rakyat,” ucap Presiden.

Kodam Baru

Momentum HUT ke-81 TNI juga diwarnai dengan peresmian sejumlah satuan baru. Salah satunya enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru di sejumlah provinsi.

Enam Kodam yang diresmikan yakni Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Provinsi Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Provinsi Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk di Provinsi Papua Tengah dan Kodam XXX/Rinombara di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain enam Kodam baru, agenda penguatan organisasi TNI juga mencakup pembentukan Divisi Paraka Korpasgat serta ratusan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP).

Dengan tambahan enam Kodam tersebut, TNI AD memiliki 27 Kodam. Sebelumnya terdapat 21 Kodam yang mencakup sebagian wilayah dari 38 provinsi.

Artinya, masih ada sebelas Kodam yang perlu dibangun untuk memenuhi target satu Kodam di setiap provinsi. Gagasan tersebut bukan hal baru bagi Prabowo. Ketika masih menjabat Menteri Pertahanan, ia pernah mendorong penguatan struktur pertahanan teritorial agar setiap provinsi memiliki Kodam.

Baca juga: 50 Ucapan HUT TNI ke-81, Tinggal Copas

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini juga memiliki suasana berbeda. Mabes TNI sebelumnya merencanakan pelaksanaan upacara di Monas, Jakarta Pusat. Namun, lokasi kemudian dipindahkan ke Plaza Prima Mabes TNI, Cilangkap.

Konsep peringatan pun dibuat lebih sederhana. Tidak ada defile maupun pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti yang biasanya menjadi bagian dari perayaan HUT TNI.

Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan perubahan konsep tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan banyaknya bencana yang terjadi dan tugas prajurit di berbagai daerah.

“Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana, karena banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,” kata Muhammad Nas.

Dengan kondisi tersebut, HUT ke-81 TNI bukan hanya menjadi momentum untuk menampilkan kekuatan militer. Peringatan tahun ini juga menjadi pengingat bahwa tugas pertahanan tidak berhenti di medan perang.

Ketika bencana datang, prajurit turun membantu. Ketika ancaman berubah, kemampuan harus ikut berubah. Dan ketika teknologi berkembang, TNI juga dituntut tidak boleh ketinggalan.

Singkatnya, perang boleh berubah bentuk, teknologi boleh terus berlari, dan organisasi boleh bertambah. Tapi ada satu hal yang tak boleh ikut berubah: TNI harus tetap hadir ketika negara dan rakyat membutuhkan. (tebe)

You Might Also Like

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Peringatan Al Quds Day dan Aliansi Mahasiswa Semarang Desak Indonesia Keluar dari BoP

Terungkap! Alasan Pribadi Bikin Perry Warjiyo Sukarela Mundur dari Guberur BI

TAGGED:headlineHUT TNIkodam baruprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KEPULAN ASAP - Asap masih mengepul di lokasi kebakaran TPA Jatibarang, Semarang, Senin (5/10/2026). (bae) Hari Ke-6 Kebakaran, Bara TPA Jatibarang Belum Juga Padam
Next Article PENANGKAPAN TERDUGA TERORIS - Ilustrasi anggota Densus 88 Polri tangkap terduga pelaku tindak pidana terorisme. Densus Tangakap 11 Terduga Teroris di Jateng dan 5 Provinsi Lain, Diduga Terafiliasi DI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENANGKAPAN TERDUGA TERORIS - Ilustrasi anggota Densus 88 Polri tangkap terduga pelaku tindak pidana terorisme.

Densus Tangakap 11 Terduga Teroris di Jateng dan 5 Provinsi Lain, Diduga Terafiliasi DI

Prabowo Minta TNI Adaptif Hadapi Perang Modern, Enam Kodam Baru Diresmikan

KEPULAN ASAP - Asap masih mengepul di lokasi kebakaran TPA Jatibarang, Semarang, Senin (5/10/2026). (bae)

Hari Ke-6 Kebakaran, Bara TPA Jatibarang Belum Juga Padam

Puluhan Mercedes-Benz Lintas Generasi Susuri Jalur Merah Putih

Dede Sunandar Blackout Usai Dipukul Vicky Prasetyo, Ini Tanda Bahayanya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
Hukum

Minta Putus, Perempuan Solo Diduga Disekap 2 Pekan

September 4, 2026
Sepak Bola

Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut

Februari 2, 2026
Info

Pabrik Tutup, Ratusan Pekerja Jepara Harus Bersiap

Juli 21, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar

November 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo Minta TNI Adaptif Hadapi Perang Modern, Enam Kodam Baru Diresmikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?