Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Air Mata Buaya: Tangis Palsu atau Fakta Alam?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Air Mata Buaya: Tangis Palsu atau Fakta Alam?

Nugroho P.
Last updated: September 13, 2026 12:52 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
AIR MATA BUAYA. Reptil ini memang bisa mengeluarkan air mata, tetapi bukan karena merasa bersalah setelah memangsa hewan lain. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pernah mendengar seseorang disebut sedang meneteskan air mata buaya? Ungkapan ini biasanya ditujukan kepada orang yang terlihat sedih atau menyesal, tetapi perasaannya dianggap tidak tulus alias cuma pura-pura.

Contents
Air Mata Buaya Bukan Tanda PenyesalanKenapa Disebut Air Mata Buaya?Buaya Juga Menghadapi Ancaman Kepunahan

Menariknya, istilah tersebut ternyata berkaitan dengan perilaku asli buaya. Reptil ini memang bisa mengeluarkan air mata, tetapi bukan karena merasa bersalah setelah memangsa hewan lain.

Lantas, dari mana asal istilah air mata buaya? Apakah buaya benar-benar menangis, atau justru manusia yang keliru memahami perilakunya?

Air Mata Buaya Bukan Tanda Penyesalan

Buaya memang dapat mengeluarkan cairan dari kelenjar air matanya. Namun, cairan tersebut tidak bisa disamakan dengan tangisan manusia yang muncul karena sedih, terharu, atau menyesal.

Salah satu fungsi kelenjar air mata buaya berkaitan dengan pengeluaran kelebihan garam dari tubuh. Jadi, ketika buaya terlihat mengeluarkan air mata, proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme alami tubuhnya.

Perilaku itu kemudian dikaitkan dengan kebiasaan buaya setelah memangsa hewan lain. Dalam sejumlah kisah dan kepercayaan lama, buaya digambarkan seolah-olah menangis setelah memakan mangsanya.

Padahal, air mata tersebut tidak menunjukkan bahwa buaya merasa bersalah atau menyesali perbuatannya. Dari sinilah muncul gambaran tentang kesedihan yang tidak benar-benar tulus.

Kenapa Disebut Air Mata Buaya?

Istilah air mata buaya digunakan untuk menggambarkan tangisan yang dibuat-buat. Seseorang yang mengucapkan penyesalan, tetapi sebenarnya tidak merasakan kesedihan yang tulus, bisa disebut sedang meneteskan air mata buaya.

Ungkapan ini menggambarkan perilaku yang tampak menyedihkan di luar, tetapi tidak sesuai dengan perasaan sebenarnya. Karena itu, istilah tersebut sering dipakai untuk menyindir orang yang dianggap hanya berpura-pura menyesal.

Meski begitu, kisah mengenai buaya yang menangis setelah memakan mangsa tidak bisa dijadikan bukti bahwa hewan tersebut memiliki niat untuk menipu. Air mata buaya berkaitan dengan fungsi biologis tubuhnya, bukan kepura-puraan.

Buaya Juga Menghadapi Ancaman Kepunahan

Di balik istilah yang sering dipakai untuk menyindir manusia, buaya juga menghadapi persoalan nyata. Permintaan terhadap kulit buaya untuk berbagai produk fashion telah menjadi salah satu perhatian dalam upaya perlindungan satwa ini.

Kulit buaya banyak dimanfaatkan untuk membuat sepatu, tas, koper, ikat pinggang, dan berbagai barang lainnya. Material tersebut dikenal memiliki tekstur khas, kuat, dan tahan lama.

Namun, pemanfaatan kulit buaya perlu memperhatikan kelestarian populasi serta aturan perdagangan satwa yang berlaku. Eksploitasi berlebihan dapat mengancam keberadaan beberapa spesies buaya di alam.

Jadi, istilah air mata buaya memang menggambarkan tangisan palsu. Tetapi, kalau buayanya sendiri mengeluarkan air mata, itu bukan berarti sedang berakting atau merasa menyesal setelah makan. (*)

You Might Also Like

Mahfud MD Bongkar Akar Masalah: Dari Kebijakan Setengah Hati sampai Arogansi Elit

Puasa Bolong Saat Hamil, Bayarnya Gimana Biar Tenang

Luthfi: Kawasan Industri Kendal bakal Serap 63.000 Tenaga Kerja

Saat Kreatinin Naik, Tujuh Menu Ini Mulai Dibatasi

Viral! Intel Buntuti Anies di Warung Makan Karanganyar, Eh Malah Diajak Foto Bareng

TAGGED:air mata buayaanda harus tahubuayafakta buayatahukah anda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Seharian Berhijab atau Helm, Kok Ketombe Muncul?
Next Article Sehari Kita Berkedip Berapa Ribu Kali? Yuk Cek

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SD Wonotingal Juara Junior Putri Cup 2026

Sepak Bola Bukan Cuma Laki-laki, 18 Tim Putri SD Buktikan di Semarang

Waduk Gajah Mungkur Mengering, Muncul Puluhan Makam Kuno

Kapal Virgo Transport 8 Hilang, 86 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Berisi 243 Penumpang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Geger Kasus Keracunan Massal, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Ini

September 25, 2025
Unik

Rahasia Tumpeng Keren yang Bikin Juri Melongo di Lomba 17 Agustus

Agustus 16, 2025
Ribuan warga Pati turun ke jalan menuntut Bupati Sudewo mundur.
Unik

PBB Naik di Mana-Mana, Pati Cuma Pemantik

Agustus 15, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama pimpinan DPR lainnya, memerhatikan sejumlah pertanyaan wartawan yang ditujukan kepadanya dalam konferesi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Unik

Puan Berharap Duta Besar Memahami Situasi Global

Juli 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Air Mata Buaya: Tangis Palsu atau Fakta Alam?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?