BACAAJA, SEMARANG – Banyak orang sudah rutin menyikat gigi dua kali sehari, bahkan rajin memakai benang gigi dan obat kumur. Namun, masih ada satu bagian mulut yang sering terlupakan, yakni lidah.
Padahal, lidah juga menjadi tempat favorit bakteri berkembang biak. Jika jarang dibersihkan, tumpukan bakteri dan sisa makanan bisa memicu bau mulut hingga mengganggu kesehatan rongga mulut.
Permukaan lidah dipenuhi tonjolan kecil yang disebut papila. Bentuknya membuat sisa makanan, air liur, sel kulit mati, dan bakteri mudah menempel lalu menumpuk bila tidak dibersihkan secara rutin.
Karena itu, para ahli kesehatan gigi menyarankan agar membersihkan lidah menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan hanya fokus pada gigi saja.
Napas Jadi Lebih Segar
Manfaat paling cepat dirasakan setelah membersihkan lidah adalah napas yang terasa lebih segar. Bakteri penyebab bau mulut banyak bersarang di permukaan lidah dan menghasilkan senyawa sulfur yang menimbulkan aroma tak sedap.
Saat lapisan kotoran di lidah dibersihkan, jumlah bakteri pun berkurang. Hasilnya, mulut terasa lebih bersih dan percaya diri saat berbicara dengan orang lain.
Kurangi Penumpukan Bakteri
Lidah memiliki permukaan yang luas sehingga menjadi tempat ideal bagi bakteri berkembang. Membersihkannya secara rutin dapat membantu mengurangi jumlah mikroorganisme yang menempel di rongga mulut.
Kebiasaan sederhana ini juga membantu mengangkat lapisan putih atau kekuningan yang terbentuk dari sisa makanan, air liur, dan sel-sel mati.
Indra Perasa Lebih Optimal
Kotoran yang menumpuk di lidah ternyata bisa memengaruhi kemampuan mengecap rasa. Saat permukaan lidah bersih, indra perasa dapat bekerja lebih maksimal.
Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan bahwa membersihkan lidah secara rutin dapat meningkatkan sensitivitas terhadap rasa tertentu, seperti pahit dan asin.
Cara Membersihkannya Gampang
Membersihkan lidah sebenarnya tidak membutuhkan alat yang rumit. Anda bisa menggunakan bulu sikat gigi atau bagian belakang sikat yang memang dirancang untuk membersihkan lidah. Tongue scraper juga bisa menjadi pilihan bila tersedia.
Sebelum mulai, berkumurlah terlebih dahulu agar sisa makanan yang menempel lebih mudah terangkat. Setelah itu, gosok lidah secara perlahan dari bagian belakang menuju ujung lidah beberapa kali hingga terasa bersih.
Jangan lupa membersihkan sisi kanan dan kiri lidah karena area tersebut juga sering menjadi tempat menumpuknya bakteri. Hindari menggosok terlalu keras agar permukaan lidah tidak mengalami iritasi.
Idealnya, lidah dibersihkan dua kali sehari bersamaan dengan jadwal menyikat gigi pada pagi dan malam hari. Meski begitu, kebiasaan ini bukan pengganti menyikat gigi, melainkan pelengkap agar kebersihan mulut tetap terjaga dan napas terasa segar sepanjang hari. (*)

