Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rafinha Jadi Pembeda, PSIS Pulang Bawa Tiga Poin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Rafinha Jadi Pembeda, PSIS Pulang Bawa Tiga Poin

Kadang bola itu adil, kadang juga nyelekit. Di Stadion Gelora Delta, Minggu (22/2/2026) malam, Deltras FC tampil nggak jelek-jelek amat. Tembakan lebih banyak, penguasaan bola imbang. Tapi yang pulang senyum lebar justru PSIS. Satu penalti. Satu gol. Satu luka buat tuan rumah.

T. Budianto
Last updated: Februari 23, 2026 3:46 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LAKUKAN SELEBRASI: Pemain PSIS, Rafinha melakukan selebrasi usai sukes menjebol gawang Deltras Sidoarjo pada laga pekan ke-20 Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/2/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SIDOARJO- Laga pekan ke-20 Championship Liga 2 2025/2026 jadi malam yang pahit buat Deltras FC Sidoarjo. Menjamu PSIS Semarang, Minggu, (22/2/2026), The Lobster harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 0-1.

Satu-satunya gol lahir dari kaki striker asal Brasil, Rafinha, lewat titik putih di menit ke-26. Penalti itu jadi momen krusial. Eksekusinya keras, akurat, dan nggak bisa dibendung kiper Deltras, Panggih Sambodo.

Gol tersebut jadi yang kedua buat Rafinha musim ini bersama Laskar Mahesa Jenar. Striker yang musim lalu jadi top skor bersama PSIM Yogyakarta itu lagi-lagi membuktikan: kalau dikasih ruang sedikit saja, dia bisa bikin rusuh papan skor.

Baca juga: Mahesa Jenar Tetap Bidik Tiga Poin

Kalau lihat statistik, sebenarnya duel ini cukup berimbang. Penguasaan bola 50:50. Bahkan Deltras lebih agresif dalam urusan tembak-menembak. Deltras: 12 tembakan, 5 on target (akurasi 41,6 persen) berbanding 5 tembakan, 4 on target (akurasi 80 persen) milik PSIS.

Bedanya? Efektivitas. PSIS nggak banyak gaya. Sedikit peluang, tapi presisi. Deltras? Rajin nembak, tapi kurang nancep. Awal laga berjalan dengan tempo tinggi. PSIS tampil pede meski main tandang. Lalu datanglah momen di menit ke-26.

Pelanggaran di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Rafinha maju. Eksekusi tenang tapi keras. Skor berubah 0-1. Dan itu cukup untuk mengubah arah pertandingan.

All Out

Masuk babak kedua, Deltras yang dilatih Widodo C. Putro langsung all out. Serangan demi serangan dibangun. Beberapa peluang emas tercipta. Tapi di bawah mistar PSIS ada Mario Londok yang tampil sigap. Refleksnya bikin frustrasi lini depan tuan rumah. Gawang PSIS tetap “perawan” sampai peluit panjang berbunyi.

Pelatih PSIS, Andri Ramawi, menyebut kemenangan ini sebagai momentum penting untuk memutus rekor buruk. Maklum, di dua pertemuan sebelumnya, PSIS selalu kalah dari Deltras, 2-0 di Sidoarjo dan 3-0 di Semarang. Kali ini, hutang itu lunas.

Sementara itu, perwakilan pemain PSIS, Rafinha, menegaskan bahwa hasil positif ini bukan sekadar keberuntungan. “Tiga poin ini sangat penting. Saya bangga dengan kerja keras tim hari ini,” pungkas pahlawan kemenangan PSIS tersebut.

Baca juga: Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Deltras di putaran ketiga. Sebelumnya mereka juga tumbang 1-3 dari PSS Sleman. Kini Deltras tertahan di posisi enam klasemen sementara Grup 2 dengan 33 poin dari 20 laga.

Sementara PSIS? Tiga poin ini jadi napas tambahan. Laskar Mahesa Jenar kini mengoleksi 15 poin dan duduk di posisi sembilan. Masih jauh dari kata nyaman, tapi setidaknya ada harapan menjauh dari zona degradasi. Masih ada tujuh laga tersisa. Perjuangan belum selesai.

Dan malam itu di Stadion Delta Sidoarjo, kita belajar satu hal sederhana. Dalam sepak bola, bukan soal siapa yang paling sering nembak. Tapi siapa yang paling jarang buang-buang kesempatan. (tebe)

You Might Also Like

Ferry Irwandi Ajak Patungan untuk Hutan Kalimantan: Supaya Gak Ditebang, Dibakar, dan Ditambang

Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit

Puan: Koperasi Merah Putih Bukti Negara Hadir di Desa

Drama Dua Belas Penalti, Persibangga Angkat Trofi Jateng

SD Negeri Sepi Peminat? Pengamat: Terus Berinovasi, Prestasi Bisa Jadi Magnet

TAGGED:deltras sidoarjoheadlineMahesa Jenarpanser biruPSIS Semarangsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, borong takjil saat ngabuburit sambil lari bareng Vindes dalam acara “Ngabuburingat”, Minggu (22/2/2026). Borong Takjil saat Ngabuburingat Bareng Vindes, Respati Repons Usulan Kampung Ramadan
Next Article Pengereman Darurat Kuota Nikel: Koreksi Pasar atau Momentum Reformasi?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

“THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya

Februari 28, 2026
Ekonomi

UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Juli 9, 2025
UPACARA BENDERA - Ilustrasi upacara bendera pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus di ponpes eks-JI Jateng. (ist)
Info

Pesan di Balik 11 Ponpes Eks-JI Jateng Kibarkan Merah Putih pada 17 Agustus

Agustus 14, 2026
Hukum

Miris, Ratusan Perempuan dan Anak di Jateng Alami Kekerasan pada 2025

Desember 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rafinha Jadi Pembeda, PSIS Pulang Bawa Tiga Poin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?