Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bukan Cuma Buang Sampah, TPA Jatibarang Bakal Hasilin Listrik!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Bukan Cuma Buang Sampah, TPA Jatibarang Bakal Hasilin Listrik!

Sampah yang biasanya bikin puyeng, sebentar lagi justru bisa jadi berkah. Lewat proyek PSEL, Pemkot Semarang lagi berusaha nyulap ribuan ton sampah harian jadi energi listrik.

T. Budianto
Last updated: Oktober 9, 2025 11:11 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PROYEK PSEL: Sampah yang menggunung di TPA Jatibarang, Kedungpane, Mijen, Semarang. Pemkot tengah mengupayakan pengolahan sampah di Jatibarang menjadi tenaga listrik melalui proyek PSEL. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Siapa sangka, tumpukan sampah di TPA Jatibarang, Mijen, bentar lagi nggak cuma jadi masalah bau dan pemandangan yang bikin risih. Kalau rencana Pemkot Semarang mulus, sampah-sampah itu bakal berubah jadi energi listrik lewat proyek Pengelolaan Sampah jadi Energi Listrik (PSEL).

Sekretaris Bappeda Kota Semarang, M Luthfi Eko Nugroho bilang, kalau proyek ini jalan lewat skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Saat ini, prosesnya udah masuk tahap lelang buat nyari badan usaha yang bakal jadi pelaksana.

“Targetnya secepatnya ya. Harapannya awal 2026 proses pengadaan selesai, langsung lanjut ke konstruksi. Cuma ya masih ada tahapan kayak masa sanggah, inspeksi pusat, dan pendampingan,” jelas Luthfi, Rabu (24/9).

Kenapa ini penting? Produksi sampah di Semarang sekarang udah tembus 1.000-1.200 ton per hari. Kalau nggak diolah dengan cara baru, TPA Jatibarang bisa overload dan jadi bom waktu buat lingkungan. Dengan PSEL, masalah sampah bisa ditekan, plus ada bonus listrik buat masyarakat.

Sebelumnya, Kepala DLH Kota Semarang, Arwita Mawarti, pernah blak-blakan soal kondisi ini. “Kondisi TPA Jatibarang kritis. Kami perkirakan cuma sanggup menampung 3 sampai paling lama 5 tahun lagi. Jadi penanganan segera itu wajib banget,” tegas Arwita, beberapa waktu lalu.

Arwita juga bilang, selama nunggu PSEL bener-bener jalan (butuh waktu 3-4 tahun), solusi paling realistis yang ditempuh adalah ubah sistem open dumping jadi sanitary landfill. Dengan metode ini, sampah ditutup tanah biar lebih aman buat lingkungan.

Langkah Sementara

“Kami sedang mengupayakan perbaikan sarana-prasarana biar bisa segera beralih ke sanitary landfill. Ini langkah cepat yang bisa diambil sambil nunggu pembangunan PSEL selesai,” tambahnya.

FYI, proyek PSEL ini bukan sekadar wacana. Dasarnya udah kuat lewat Perpres No. 35 Tahun 2018, yang masuk daftar program strategis nasional. KLH juga ngasih deadline: semua TPA di Indonesia harus stop open dumping paling lambat 2026.

Artinya, waktu Semarang cuma tinggal setahun buat beresin sistemnya. Kalau semua berjalan sesuai rencana, Jatibarang nggak lagi jadi gunungan sampah yang bikin resah, tapi bakal berubah jadi pusat energi listrik baru buat masyarakat. (*)

You Might Also Like

Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI

Mahasiswa Undip Penyebar Konten ‘Skandal Smanse’ Terancam DO

Puan Maharani di Tengah. Penerus Ketum PDI Perjuangan?

Wagub Lampung Dorong Semua Daerah Punya Mal Pelayanan Publik

Kelakuan Gokil AKBP Basuki: Lari Sambil Ketawa setelah ‘Hanya’ Dintuntut 5 Tahun Penjara

TAGGED:headlinePSELTPA jatibarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan PM Kanada Mark Carney usai pertemuan bilateral kedua negara di West Block Parliament Hill Ottawa Kanada, Rabu (24/9/2025). Foto: dok. Biro Pers Kepresidenan Perjanjian Kemitraan ICA-CEPA Diteken; Kanada Siap Hapus 90,5% Tarif Impor Produk Indonesia
Next Article Guru PAUD Kesejahteraannya Minus, Pejabat Ini Klaim Bakal Memperjuangkannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uangnya Segunung, Program Makan Gratis Kini Mulai Disorot KPK

PERSIAPAN JATENG FAIR 2026 - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima jajaran PT PRPP Jawa Tengah di kantornya, Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan gelaran Jateng Fair 2026. (ist)

Jateng Fair 2026 Bakal Ada MMA Cewek sampai Konser SID di PRPP, Catat Tanggalnya!

PETERNAKAN SAPI JUMBO - Karyawan peternakan sapi jumbo mililk Ganjar, di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jateng, memberi pakan sapi. (ist)

Kisah Ganjar Banyubiru: dari Jagal Jadi Peternak Sapi Jumbo, Dilirik Presiden untuk Kurban

Hujan Belum Turun, Warga Karonsih Selatan Sudah Keburu Deg-degan

TERDAKWA TPPU--Terkdakwa kasus pencucian uang hasil korupsi, Gus Yazid, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya usai sidang. (bae)

Gus Yazid Kembali Koar-koar di Pengadilan Tipikor: Eks-Pangdam Diponegoro Sudah Ditahan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pengurus Korpri Jateng Dilantik, Sekda Ingatkan Soal Integritas

Februari 16, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi susun road map pendidikan di Kota Bengawan, Rabu (4/2/2026).
Info

Road Map Pendidikan Solo 2026: Respati Perhatikan Kesejahteraan Guru dan Kualitas Sekolah

Februari 4, 2026
Info

Luthfi Cek Rest Area, Biar Liburan Nataru Nggak Jadi Drama

Desember 24, 2025
Info

Ngeri, Kasus HIV di Jateng Sampe 40 Ribu

Desember 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bukan Cuma Buang Sampah, TPA Jatibarang Bakal Hasilin Listrik!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?