Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Oh Ternyata Ini Kronologi dan Penyebab Guru Tendang Siswa di Demak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Oh Ternyata Ini Kronologi dan Penyebab Guru Tendang Siswa di Demak

Kejadian ini berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025. Saat itu, DM sedang bertugas sebagai pengawas ujian di kelas tempat GAM mengikuti ujian. Situasi yang awalnya tenang berubah ketika terdengar suara siulan dari dalam ruangan.

Nugroho P.
Last updated: Juni 12, 2025 10:09 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi aksi penganiayaan.
Ilustrasi aksi penganiayaan.
SHARE

NARAKITA, DEMAK – Baru-baru ini sebuah video mengejutkan mengguncang dunia pendidikan Indonesia. Di tengah pelaksanaan ujian akhir semester, seorang guru di Demak justru mencoreng makna pendidikan dengan tindakan yang tidak pantas—menendang kepala muridnya sendiri dari atas meja.

Peristiwa ini terjadi di salah satu SMP Negeri yang terletak di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Guru berinisial DM, pria berusia 58 tahun, kini harus berurusan dengan pihak berwajib setelah tindakannya tersebar luas melalui media sosial.

Dalam video yang viral, tampak DM naik ke atas meja dan melepaskan dua tendangan ke arah kepala seorang siswa kelas VII berinisial GAM (13). Sontak, video itu mengundang kemarahan publik dan membuat banyak pihak mempertanyakan kondisi mentalitas pendidik saat ini.

Kejadian ini berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025. Saat itu, DM sedang bertugas sebagai pengawas ujian di kelas tempat GAM mengikuti ujian. Situasi yang awalnya tenang berubah ketika terdengar suara siulan dari dalam ruangan.

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Kuseni, menjelaskan bahwa DM mencoba mencari tahu sumber suara siulan yang dianggap mengganggu jalannya ujian. Pelaku kemudian mendekati GAM, yang duduk di bagian depan kelas, dan mulai menginterogasinya.

GAM pun menjawab bahwa siulan itu bukan berasal darinya, melainkan dari luar kelas. Tak puas, sang guru kemudian naik ke atas meja untuk mengintip keluar melalui ventilasi. Namun, setelah menelusuri arah suara, DM tak menemukan satu orang pun di luar ruangan.

Ketegangan meningkat saat DM kembali menanyakan hal yang sama. GAM tetap bersikukuh bahwa dia bukan pelaku siulan. Namun jawaban itu justru membuat sang guru naik pitam dan langsung menendang kepala GAM dua kali, tanpa peringatan apa pun.

Aksi kekerasan itu sontak menjadi viral dan menuai kecaman. Setelah video menyebar, pihak keluarga korban segera melaporkan insiden tersebut ke kepolisian.

Tak butuh waktu lama, Satreskrim Polres Demak langsung mengamankan DM. Dalam pemeriksaan awal, DM mengakui semua perbuatannya dan menyatakan penyesalan yang mendalam atas tindakannya.

“Ya, pelaku mengaku menyesal dan siap bertanggung jawab atas tindak kekerasan terhadap siswanya,” terang AKP Kuseni dalam rilis tertulis pada Rabu malam, 11 Juni 2025.

Kasus ini kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian memastikan bahwa semua proses hukum akan berjalan secara adil dan profesional.

“Kami akan menangani kasus ini secara objektif. Kepentingan korban menjadi prioritas utama kami,” lanjut Kuseni.

Sementara itu, pihak keluarga korban masih mempertimbangkan langkah hukum yang akan diambil. Mereka diberi ruang untuk memutuskan apakah kasus ini akan dibawa ke jalur hukum atau diselesaikan secara kekeluargaan.

Terlepas dari bagaimana akhir kasus ini nanti, publik sudah terlanjur dibuat geleng-geleng kepala. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat mendidik dan melindungi, justru menampilkan sisi gelapnya lewat tindakan guru yang kehilangan kendali.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa pembinaan mental dan etika guru tak kalah penting dari kompetensi akademik. Karena tanpa kontrol emosi, pendidikan bisa berubah menjadi sumber trauma.

Kini, masyarakat menunggu sikap tegas dari Dinas Pendidikan dan pihak sekolah. Apakah akan ada evaluasi menyeluruh? Ataukah kasus ini hanya akan berakhir sebagai berita viral sesaat?

Yang pasti, kejadian di Demak ini menyisakan luka dan pertanyaan besar. Apakah kita masih bisa percaya bahwa ruang kelas adalah tempat yang aman bagi anak-anak kita? (*)

You Might Also Like

Langit Tak Selalu Muram di Tangan Lek Joko Sang Pawang Hujan

Inilah Gunung Pelangi Zhangye Danxia, Keajaiban Geologi yang Dijelaskan dalam Al-Qur’an

Alwin Beberkan Peran Eks Sekda saat Sidang Korupsi Mbak Ita Semarang

Ke Mana Paspampres Venezuela? Masa Presiden Gampang Banget Ditangkap!

Bupati Klaten Teken MoU Sister City dengan Pemerintah Nanjing Tiongkok

TAGGED:guru demakguru di demaksebab guru tendang siswasiswa ditendang guru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ironi Pendidikan Indonesia, Guru Beri Tendangan Maut di Tengah Ruang Kelas
Next Article BLACKPINK Siap Guncang GBK Jakarta November 2025, Ini Info Tiket dan Jadwal Penjualan Lengkapnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

Sekda Banyumas Tegaskan Tak Ajukan Pengunduran Diri, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Drama CEO Miskin Mendadak Dilarang, Netizen Auto Kaget

Januari 4, 2026
Plesir

Semarang Zoo Tambah Koleksi

Mei 30, 2025
Felix Iryantomo-- Peneliti Senior INSTRAN (Inisiatif Strategis Transportasi)
Unik

JEMBATAN TIMBANG DIBUBARKAN, BAGAIMANA PENGAWASAN ANGKUTAN BARANG SELANJUTNYA…?

Agustus 19, 2025
Ilustrasi kendaraan listrik sedang mengisi daya.
Unik

Akio Toyoda Klaim Kendaraan Listrik Lebih Kotor dan Tak Ramah Lingkungan, Mengapa?

Juni 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Oh Ternyata Ini Kronologi dan Penyebab Guru Tendang Siswa di Demak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?