Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ahli UGM Ungkap Lapisan Pemicu Longsor Banjarnegara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Ahli UGM Ungkap Lapisan Pemicu Longsor Banjarnegara

Dalam pengecekan di titik longsor, Dwikorita menemukan adanya lapisan batuan lempung berwarna biru kehitaman. Menurutnya, lapisan inilah yang menjadi pemicu utama karena sifatnya yang mudah berubah saat terkena air.

Nugroho P.
Last updated: November 19, 2025 5:36 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Kondisi longsor Banjarnegara
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Guru Besar Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Profesor Dwikorita Karnawati, melakukan pemantauan langsung ke lokasi longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Rabu (19/11/2025). Ia meninjau kondisi tebing dan struktur batuan yang dianggap berperan memicu bencana tersebut.

Dalam pengecekan di titik longsor, Dwikorita menemukan adanya lapisan batuan lempung berwarna biru kehitaman. Menurutnya, lapisan inilah yang menjadi pemicu utama karena sifatnya yang mudah berubah saat terkena air.

“Batuan lempung ini kalau kering keras seperti meja, tapi kalau kena hujan berubah jadi bidang luncur untuk tanah di atasnya. Fenomenanya sama di mana-mana,” kata Dwikorita saat memberikan keterangan di Posko Utama, Kantor Kecamatan Pandanarum.

Ia juga menjelaskan bahwa di bagian atas tebing terdapat mahkota retakan serta sumber mata air yang meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan. Kondisi ini membuat area tersebut masuk kategori rawan.

Dalam proses pencarian hari itu, anjing pelacak mengendus satu titik yang diduga lokasi tubuh korban tertimbun. Tim langsung menandai titik tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait kelayakan permukiman, Dwikorita menyampaikan bahwa warga masih dapat tinggal di kawasan tersebut, namun wajib meningkatkan kewaspadaan terutama pada musim hujan.

“Kalau warga ingin tetap tinggal, harus rutin memperbaiki bagian rumah yang retak atau amblas. Biasanya tanda-tandanya muncul ketika hujan,” ujarnya.

Sementara itu, Pos Induk Penanganan Longsor Desa Pandanarum melaporkan bahwa hingga hari keempat ada 931 warga yang mengungsi. Sebanyak 26 orang masih dinyatakan hilang dan 48 rumah diketahui tertimbun material longsor. (*)

You Might Also Like

Dukung Generasi Emas, Pemkot Genjot Raperda Pendidikan Inklusif

Warga Ambal Diajak Sigap Hadapi Ancaman Longsor

Semarang-India Makin Lengket, Bukan Sekadar Basa-Basi Diplomasi

Agustina: Pelayanan Publik Itu Kayak Tahu Gimbal, Enaknya Kalau Kompak

Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

TAGGED:banjarnegaralongsorpandanarumsitukung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tanah Labil dan Kubangan Air Ganggu Operasi SAR Pandanarum
Next Article Pengen Kaya Cepat? Coba Amalkan Doa Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Wali Kota Agustina Paparkan Enam Prioritas Pembangunan 2026, Tekankan Peran Aktif Warga

Juli 2, 2025
Daerah

Duit RT Rp25 Juta Bikin Senyum, Tapi Cairnya Bikin Deg-degan

Februari 26, 2026
LPK Hiro-LPK Kamisora memberangkatkan driver bus profesional ke Jepang.
Daerah

Kolaborasai LPK Hiro-LPK Kamisora Cetak Sejarah Pemberangkatan Driver Bus Profesional ke Jepang

Agustus 4, 2025
Wakil Walikota Semarang Iswar Aminudin saat menjadi inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional di halaman Balaikota Semarang, Kamis (19/9/2025). Foto: dok.
DaerahEkonomi

Semarang Gaspol Wujudkan Transportasi Inklusif, Ekonomi Tumbuh Rakyat Nyaman

September 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ahli UGM Ungkap Lapisan Pemicu Longsor Banjarnegara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?